Teror Bom Kampung Melayu Diprediksi Tekan IHSG

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memantau grafik pergerakan penjualan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Divisi Tresuri BNI, Jakarta, 20 Maret 2017. ANTARA

    Petugas memantau grafik pergerakan penjualan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Divisi Tresuri BNI, Jakarta, 20 Maret 2017. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Jumat, 26 Mei 2017, besok diprediksi semakin tertekan pasca peristiwa teror bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta timur, Rabu malam. 24 Mei 2017.

    "Kemungkinan semakin turun ya pasca insiden itu, karena sebelumnya kinerja IHSG juga sedang menurun," ujar Analis First Asia Capital, David Sutyanto, saat dihubungi Tempo, Kamis, 25 Mei 2017.

    Baca: Tunggakan Iuran Rp 3,4 T, BPJS Ancam Beri Sanksi Peserta

    Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Surya Wijaya memprediksi pada perdagangan sebelum akhir pekan ini, IHSG akan berada pada level 5.646 - 5.797. "Saat ini terlihat IHSG terlihat masih menguji support sebelum kembali melanjutkan kenaikan," katanya.

    Baca: Jelang Lebaran, Citilink Indonesia Pastikan Aspek Keamanan

    Menurut William, peluang untuk melakukan akumulasi pembelian saat IHSG mengalami koreksi wajar pun masih akan menjadi momentum yang dapat dimanfaatkan. Hal ini mengingat kondisi IHSG dalam timeframe jangka menengah-panjang yang masih menunjukkan pola uptrend.

    Berikut ini pilihan saham yang direkomendasikan untuk esok hari:

    - PWON
    - ICBP
    - KLBF
    - HMSP
    - ASRI
    - TLKM
    - BBCA
    - PGAS
    - MAIN

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.