Bekraf Permudah Pebisnis Kreatif Akses Modal Bank BUMN

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Rosa Panggabean

    ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggandeng Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Lazada dalam penyelenggaraan “Business Matching for Creative Economy” di Hotel Yello Harmoni pada Rabu, 24 Mei 2017. Bekraf membuka akses kepada pelaku ekonomi kreatif (ekraf) untuk mengajukan proposal pembiayaan perbankan melalui acara ini.

    Bekraf bertujuan memberi pengetahuan kepada pelaku ekraf terkait pembiayaan perbankan konvensional. Bekraf juga mempertemukan pelaku ekraf dengan perbankan konvensional yaitu Bank Mandiri, BRI, dan BNI pada acara ini.

    “Setelah pelaku ekraf tahu pembiayaan yang ditawarkan perbankan konvensional beserta persyaratannya, harapan kami mereka mampu mengakses pembiayaan tersebut. Pelaku ekraf yang hadir juga kami minta membawa proposal pengajuan pembiayaan untuk mengakses pembiayaan perbankan yang hadir,” kata Direktur Akses Perbankan Restog K. Kusuma, seperti yang tertulis dalam laman resmi Bekraf.

    Seratus pelaku ekraf dari komunitas Tangan Di Atas (TDA) dan lazada menjadi peserta. Pada acara ini, Bekraf menggelar sharingpengelolaan keuangan dan pengembangan usaha, talkshow permodalan bagi ekonomi kreatif, dan pengajuan proposal kredit ke perbankan.

    Direktur Akses Perbankan Bekraf Restog K. Kusuma membuka acara. Direktur DPUM Bank Indonesia Ika Tejaningrum memberikan sambutan. Bekraf menghadirkan praktisi keuangan Hari Putra untuk menyampaikan materi terkait pengelolaan keuangan. Kepala Bagian Pemasaran dan Kerjasama Divisi Bisnis Program Pangan dan Kemitraan BRI Agung Sunaryo diundang Bekraf untuk menjelaskan pembiayaan perbankan untuk pelaku ekraf.

    Bekraf juga mengundang Marlee shop Lazada untuk menceritakan kisah suksesnya dan mengispirasi pelaku ekraf lainnya terkait usaha e-commerce miliknya yang dipasarkan melalui Lazada. Head of Marketing Communication Division JNE Mayland Hendra Prasetyo juga hadir untuk menyampaikan program mereka dalam mendukung pengiriman e-commerce bagi pelaku ekraf yang memasarkan produk secara online.

    “Kami mempertemukan pelaku ekraf dan perbankan dengan harapan tersalurkannya pembiayaan perbankan untuk pelaku ekraf. Pelaku ekraf sukses juga kami hadirkan untuk memotivasi pelaku ekraf lainnya,” ucap Restog.

    Acara ini diakhiri dengan Business Matching perbankan yaitu Mandiri, BNI dan BRI dengan 100 pelaku ekraf.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.