Pejabat Fed Buat Pernyataan, Harga Emas Terkoreksi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang karyawan bekerja menyusun emas batangan seberat 1 kg usai dicetak di kilang Kilang Logam Ahlatci di kota Anatolia, Corum, Turki, 11 Mei 2017. REUTERS

    Seorang karyawan bekerja menyusun emas batangan seberat 1 kg usai dicetak di kilang Kilang Logam Ahlatci di kota Anatolia, Corum, Turki, 11 Mei 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Koreksi harga emas berlanjut pada perdagangan siang ini, Rabu, 24 Mei 2017, seiring kenaikan dolar AS menjelang rilis risalah rapat The Fed.

    Sejumlah pejabat The Fed pun menyatakan beragam kemungkinan atas penaikan suku bunga bulan depan. “Kenaikan suku bunga AS pada bulan depan mungkin terjadi,” ujar Ketua Fed wilayah Philadelphia Patrick Harker.

    Sementara itu, Ketua Fed wilayah Minneapolis Neel Kashkari menyatakan meski kondisi ekonomi AS saat ini terlihat lebih memungkinkan dibandingkan dengan Maret, dia masih tidak tahu apa yang akan terjadi nanti.  “Emas dapat lebih tertekan jika malam ini risalah rapat FOMC (Federal Open Market Committee) menunjukkan bahwa The Fed berada di arah untuk dua hingga tiga kali penaikan lebih lanjut tahun ini,” ujar Jeffrey Halley, analis pasar senior OANDA.

    Harga emas Comex kontrak Juni 2017 turun 0,31 persen atau 3,90 poin ke US$1.251,60 per troy ounce pada pukul 12.30 WIB, setelah dibuka dengan pelemahan 0,35 persen atau 4,40 poin di posisi 1.251,10.

    Pada saat yang sama, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan dolar terhadap sejumlah mata uang utama siang ini terpantau lanjut naik 0,04 persen atau 0,041 poin ke 97,392, setelah berhasil mencatat rebound 0,38 persen atau 0,367 poin di posisi 97,351 pada sesi perdagangan sebelumnya.

    Fokus para investor tertuju pada FOMC minutes awal Mei yang akan dirilis hari ini waktu setempat demi mendapatkan petunjuk arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (AS) tersebut.

    Para pedagang memprediksikan sekitar 79 persen kemungkinan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunganya menjadi 1 persen-1,25 persen pada pertemuan kebijakan yang akan digelar tanggal 13-14 Juni. “Laju kenaikan suku bunga diperkirakan akan stabil meskipun data ekonomi AS terlihat berfluktuasi,” ujar Mark To, kepala riset Wing Fung Financial Group, seperti dikutip dari Reuters.

    Suku bunga yang lebih tinggi dapat mengurangi permintaan untuk logam mulia tak berbunga seperti emas, serta membuat emas yang bernilai dalam dolar menjadi lebih mahal bagi para pembeli yang menggunakan mata uang lainnya.

    Sejalan dengan emas, harga perak kontrak Juli 2017 melorot 0,99 persen atau 0,169 poin ke US$16,970 per troy ounce, setelah dibuka dengan pelemahan 0,52 persen atau 0,089 poin di posisi 17,050.

    Pergerakan emas dan perak di Comex (Commodity Exchange):


































    Tanggal

    Emas kontrak Juni 2017

    US$/ounce

    Perak kontrak Juli 2017

    US$/ounce

    24 Mei 2017

    (Pk. 12.30 WIB)

    1.251,60 (-0,31 persen)

    16,970 (-0,99 persen)

    23 Mei 2017

    1.255,50 (-0,47 persen)

    17,139 (-0,30 persen)

    22 Mei 2017

    1.261,40 (+0,62 persen)

    17,191 (+2,35 persen)

    19 Mei 2017

    1.253,60 (+0,06 persen)

    16,796 (+0,76 persen)

    18 Mei 2017

    1.252,80 (-0,47 persen)

    16,670 (-1,40 persen)


    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?