Pupuk Indonesia Kembangkan Bawang Putih di Lombok Timur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang bawang putih. TEMPO/Imam Sukamto

    Pedagang bawang putih. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama melalui usahanya,  PT Pupuk kalimantan Timur (Pupuk Kaltim)mengembangkan budidaya bawang putih di Sembalun Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Program budidaya bawang putih ini merupakan salah satu realisasi dari program kepedulian sosial perusahaan.

    Kepala Corporate Communication PT Pupuk Indonesia (Persero), Wijaya Laksana  mengatakan perseroan memberikan bantuan berupa pupuk dan benih bawang putih senilai Rp150 juta. "Selain itu juga  pengembangan demplot Rp 220 juta serta bantuan pembangunan sarana ibadah di Masjid Nurul Huda Sembalun senilai Rp 15 juta," ucapnya dalam keterangan tertulis, Rabu 23 Mei 2017.

    Baca: Aturan Importir Wajib Tanam Bawang Putih Terbit ...

    Perseroan juga akan melakukan pendampingan dan pengawalan teknologi kepada petani dalam melakukan budidaya untuk meningkatkan produktivitas petani bawang putih.  Sampai dengan awal Mei 2017, bibit bawang putih telah ditanam di lahan petani Desa Sembalun Bumbung. Saat ini umur tanaman sekitar satu setengah bulan  dan sedang dalam masa pertumbuhan. 

    Program ini sejalan dengan penugasan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk ikut terlibat dalam upaya mengembalikan kejayaan bawang putih Sembalun.
    Kecamatan Sembalun di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat merupakan sentra penghasil bawang putih. Tahun 1980-1990 menjadi periode kejayaan bawang putih Sembalun, sebagai sentra produksi bawang putih terbesar di Indonesia.

    Baca: Diapresiasi, Pemerintah Genjot Produksi Bawang Putih Lokal

    Bawang putih menjadi sandaran hidup masyarakat Sembalun. Hampir seluruh petani menanam bawang putih karena keuntungan yang diperoleh hampir 3 kali lipat dari modal usaha taninya. Luas lahan tanam bawang putih lebih dari 900 hektare. Varietas bawang putih yang ditanam adalah Sangga Sembalun yang merupakan varietas unggulan daerah tersebut.

    Pada Januari lalu, Pupuk Indonesia menyerahkan bantuan sarana produksi yang diberikan kepada kelompok tani berupa pupuk NPK 16-16-16, pupuk hayati Ecofert, Biodekomposer Biodex dan bibit bawang putih sebanyak 1,8 ton senilai Rp 150 juta.

    “Selain bantuan pupuk dan bibit bawang putih, kami juga akan melakukan uji coba tanam dalam melaksanakan penelitian atau demplot (demonstration plot) bawang putih, demplot seluas 2 hektare ini berada di Desa Sembalun Bumbung dan Sembalun Lawang, masing-masing 1 hektar dalam rangka meningkatkan hasil dan kualitas pertanian”, jelas Wijaya.

    SETIAWAN ADIWIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.