PT Trafoindo Tawarkan Rp 320 - Rp 400 per Saham

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar elektronik Indeks Harga Saham Gabungan, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 16 Januari 2015. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Layar elektronik Indeks Harga Saham Gabungan, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 16 Januari 2015. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Trafoindo Prima Perkasa Tbk. menawarkan 1,2 miliar lembar saham baru dalam penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan harga penawaran Rp 320 - Rp 400 per saham.  Calon emiten ini bergerak di bidang usaha industri kelistrikan, perdagangan, dan jasa.

    Trafoindo memiliki 4 pabrik yang berlokasi di Tangerang dan total aset sebesar Rp 1,53 triliun. Bahana Sekuritas ditunjuk sebagai pelaksana penjamin emisi aksi IPO Trafoindo Prima Perkasa ini.

    Direktur Bahana Sekuritas Andi Sidharta menuturkan akan menggelar bookbuilding pada 22 Mei-30 Mei 2017. Tak hanya menggelar roadshow di Indonesia, Bahana Sekuritas juga akan menawarkan saham Trafoindo kepada calon investor di Singapura dan Kuala Lumpur, Malaysia.

    "Kisaran harga penawaran Rp 320 - Rp 400 per saham sehingga perseroan menargetkan dapat menghimpun dana Rp 384,5 miliar - Rp 480 miliar," ujarnya, Senin, 22 Mei 2017.

    Direktur Utama Trafoindo Prima Perkasa Suryono Limputra menuturkan, inisiatif untuk menggelar IPO bertujuan untuk menggalang dana untuk ekspansi perusahaan. "Dengan IPO, kami dapat meningkatkan peran sebagai manufaktur trafo untuk mendukung upaya meningkatkan kapasitas kelistrikan, pembangunan jaringan, dan konsumsi listrik per kapita di Indonesia," ujarnya.

    Dana yang diperoleh dari penawaran umum perdana saham ini setelah dikurangi seluruh biaya-biya akan digunakan untuk belanja modal. Lebih rinci, sekitar 65 persen dari dana IPO akan digunakan Trafoindo untuk belanja modal pengembangan usaha perseroan dan Powerindo.

    Usaha tersebut terdiri dari penambahan lini produksi trafo distribusi minyak, peningkatan kapasitas produksi trafo arus dan trafo tegangan, pembanganan gudang bahan baku dan produk jadi yang berlokasi di Tangerang, Banten.

    Selain itu, perseroan juga berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi produk mekanis dan elektris lainnya, seperti fused cutout, lightning arrester, fuse link, isolator tumpu maupun tarik, dan produk sheet metal.

    Adapun sisanya akan digunakan sebagai modal kerja, antara lain untuk pembelian bahan baku, pembayaran utang usaha, beban produksi, beban pemasaran dan lain-lain.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).