IHSG Menguat 45,29 Poin Seiring Respon Positif Atas Peringkat S&P

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo PT Bursa Efek Indonesia (BEI) atau biasa disebut Indonesia Stock Exchange (IDX). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Logo PT Bursa Efek Indonesia (BEI) atau biasa disebut Indonesia Stock Exchange (IDX). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin, 22 Mei 2017, dibuka menguat sebesar 45,29 poin seiring dengan masih adanya respon positif dari kenaikan peringkat Indonesia oleh Standard & Poors (S&P).

    IHSG BEI ditutup naik 45,29 poin atau 0,78 persen menjadi 5.837,17 poin. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak menguat 11,38 poin (1,17 persen) menjadi 981,78 poin.

    Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta, Senin mengatakan bahwa keputusan S&P yang menyematkan peringkat Indonesia menjadi layak investasi masih menjadi katalis bagi pergerakan IHSG.

    "Setelah menantikan cukup lama predikat investment grade dari lembaga pemeringkat internasional S&P, akhirnya Indonesia mendapat peringkat itu sehingga direspon positif pasar," katanya.

    Baca
    Bank Syariah Mandiri Tawarkan Cicilan Emas Rp 4 Ribu Sehari|
    Dua Gunung Meletus, Kemenhub Keluarkan Peringatan Abu Vulkanik
    BEI: Rating S&P Dorong IHSG Pecahkan Rekor

    Ia menambahkan bahwa perbaikan peringkat investasi Indonesia, juga didukung oleh keberhasilan program amnesti pajak yang berhasil menambah penerimaan pemerintah lebih dari 11 miliar dolar AS, sehingga melonggarkan tekanan pada anggaran yang dibutuhkan untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur pemerintah.

    "S&P mengatakan, kontrol belanja pemerintah juga akan membantu mempertahankan defisit anggaran di bawah 2,5 persen dari PDB selama tiga atau empat tahun ke depan. Utang bersih pemerintah diperkirakan juga akan terjaga di bawah 30 persen PDB," paparnya.||

    Nico memproyeksikan laju IHSG dapat terus berlanjut jika sentimen ekternal juga mendapat respon positif pelaku pasar seperti pertemuan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang akan memangkas produksi.

    Kepala Riset dan Strategis Bahana Harry Su menambahkan bahwa momentum "investment grade" yang sudah cukup lama dinantikan, Bahana merevisi naik perkiraan IHSG hingga akhir tahun ini ke level 6.300 dari perkiraan sebelumnya 6.000 poin. "Kenaikan peringkat itu akan membawa lebih banyak lagi arus modal asing masuk ke Indonesia," katanya.

    Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei naik 66,28 poin (0,34 persen) ke 19.656,27, indeks Hang Seng menguat 231,44 poin (0,92 persen) ke 25.406,31, dan Straits Times menguat 0,54 poin (0,01 persen) posisi 3.217,51.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?