Proyek LRT di Bandung, Menhub: Tinggal Proses Finalisasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melihat prototip transportasi massal metro kapsul di Alun-Alun Bandung, Jawa Barat, 6 April 2017. Dengan investasi sekitar Rp 500 miliar, bukan tidak mungkin ke depannya LRT ini akan menjangkau seluruh kawasan Bandung Raya. TEMPO/Prima Mulia

    Warga melihat prototip transportasi massal metro kapsul di Alun-Alun Bandung, Jawa Barat, 6 April 2017. Dengan investasi sekitar Rp 500 miliar, bukan tidak mungkin ke depannya LRT ini akan menjangkau seluruh kawasan Bandung Raya. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan akan membangun proyek Light Rail Transit (LRT) di Bandung. Dia menambahkan proyek ini sudah sampai tahap finalisasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam hal ini pemerintah kota Bandung.

    "Kami sedang finalisasi, pilihannya adalah memakai APBD atau APBN," kata Budi Karya Sumadi saat menjadi pembicara dalam seminar tentang smart city yang diadakan Tempo di Hotel Mulia, Jakarta, Jumat, 19 Mei 2017.

    Baca: Bandung Memulai Proyek LRT Metro Capsule pada 2017

    Budi Karya menuturkan proyek LRT Bandung ini secara konsep bahkan detailed engineering designnya sudah hampir selesai. Proyek ini diperkirakan tak akan memakan biaya tak lebih dari Rp 1 triliun. "Tak terlalu mahal, tak sampai Rp 1 triliun."

    Menurut Budi Karya, rencananya tahun ini pembangunan fisik sudah dapat dimulai, alasannya karena DED-nya sudah hampir selesai. Secara keseluruhan diperkirakan pembangunannya akan memakan waktu selama empat tahun. "Empat tahun untuk 20 kilometer."

    Baca: Ridwan Kamil: LRT Bandung Raya Dibiayai APBN

    Budi Karya mengungkapkan pembangunan LRT akan memakai kereta kapsul, dan nantinya akan menghubungkan berbagai titik penting di kota tersebut. "Untuk wisata iya, tapi juga bisa ke beberapa titik tempat orang kerja."

    Budi Karya juga sempat mengucapkan akan membangun LRT di Surabaya dan Medan. Namun belum dijelaskan secara rinci mengenai pembangunan yang akan dilakukan di kedua kota tersebut.

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.