YLKI Luncurkan Layanan Pengaduan Via Daring  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Harian YLKI Tulus Abadi (kiri) dan Kepala Bidang Keamanan Hayati Balai Karantina Kementerian Pertanian Islana Ervandiari (kanan) dalam konfrensi pers

    Ketua Harian YLKI Tulus Abadi (kiri) dan Kepala Bidang Keamanan Hayati Balai Karantina Kementerian Pertanian Islana Ervandiari (kanan) dalam konfrensi pers "Menyoal Keamanan Buah Segar" di Jakarta, 5 Desember 2016. Tempo/Reza Syahputra

    TEMPO.CO, Jakarta - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia meluncurkan pelayanan berbasis daring. “Layanan ini agar YLKI bisa lebih dekat dengan masyarakat dan lebih membumi,” kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi di Markas YLKI, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat, 19 Mei 2017.

    Baca: YLKI: Tarif Internet Sudah Menjurus Kepada Penjebakan Konsumen

    Selama ini, kata Tulus, masyarakat yang hendak melakukan pengaduan ataupun meminta data penelitian mesti mendatangi kantor lembaga swadaya masyarakat itu. Akibatnya, jangkauan pelayanan hanya menyentuh kawasan Jakarta dan kota-kota sekitarnya. “Sudah tidak relevan,” katanya.

    Baca: Transportasi Online, YLKI: 72,6 Persen Gunakan Go-Jek

    Tulus menyebutkan, dengan adanya sistem daring ini, dia berharap konsumen-konsumen di daerah-daerah juga dapat menjangkau apabila ada pengaduan ataupun keluh kesah. Meski demikian, pelayanan berbasis offline pun, kata dia, masih dilakukan sembari mengarahkan masyarakat untuk dapat mengenal dan beralih ke pelayanan daring.

    Untuk dapat menggunakan pelayanan itu, masyarakat mesti mendaftar dulu di portal pelayanan. Setiap layanan, baik pengaduan maupun permohonan data, akan dikenai biaya Rp 10 ribu per kasus. “Untuk administrasi dan donasi,” ujarnya.

    Setiap pengaduan atau permohonan yang dilayangkan, kata dia, akan mendapatkan tanggapan dalam waktu sekitar tiga hari kerja. Untuk tindak lanjut pengaduan akan memakan waktu sekitar 21 hari.

    Tulus berujar, sepanjang 2016, YLKI mendapat pengaduan konsumen sebanyak 781 secara tertulis dan 1.038 melalui telepon. “Kebanyakan mengenai jasa keuangan, yaitu perbankan dan asuransi,” ujarnya.

    CAESAR AKBAR | DEWI RINA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.