Sambut Ramadan 2017, Baznas Siapkan Rp 2,4 Miliar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi membayar zakat. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    Ilustrasi membayar zakat. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengalokasikan dana Rp 2,4 miliar untuk merealisasikan 10 program khusus menyambut bulan puasa Ramadan 1438 H pada bulan depan.

    Bambang Sudibyo, Ketua Baznas, mengatakan penyaluran dana dari para wajib zakat melalui 10 program tersebut merupakan perimbangan dari penghimpunan yang cukup besar selama bulan Ramadan.

    “Potensi penerimaan dana yang dihimpun dari zakat pada bulan Ramadan sangat besar mencapai sekitar 30 persen-40 persen dari total penerimaan Baznas dalam setahun,” katanya, Kamis, 18 Mei 2017.

    Menurutnya, program sambut Ramadan 1438 H itu diharapkan dapat memberikan manfaat bagi sebanyak 23.150 mustahik (orang yang menurut ketentuan agama Islam berhak menerima zakat) di berbagai kota di Indonesia.

    Realisasi 10 program sambut Ramadan itu, lanjutnya, merupakan pendukung bagi berbagai kegiatan dan program yang tengah dilakukan Baznas yang mencakup bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah dan advokasi serta sosial.

    Sementara itu Mohd. Nasir Tajang, Direktur Kordinasi Pendistribusian, Pendayagunaan Renbang dan Diklat Zakat Nasional Baznas, mengatakan 10 program sambut Ramadan ialah Ramadan bareng bahagia bareng.

    Selanjutnya program Ramadan bersama suku Badui, Baznas peduli narapidana wanita, Peluncuran buku hutbah zakat, 99 masjid cemerlang, Siaga mudik, Umar bin Khatab, Ramadan bersama lansia, Teras sehat dan Paket Ramadan bahagia.

    Adapun diantara program itu ialah Ramadan bareng bahagia bareng, berupa pemberian paket buka puasa dan sahur kepada para duafa di 35 desa yang menjadi lokasi program Zakat Community Development (ZCD) Baznas serta di 5 Rumah Sehat Baznas di Jakarta, Jogjakarta, Sidoarjo, Makassar dan Pangkalpinang.

    Sedangkan program 99 Masjid cemerlang adalah kegiatan membersihkan masjid di berbagai tempat strategis dan banyak dikunjungi masyarkat, seperti di daerah permukiman padat penduduk dan jalan besar yang sering disinggahi warga.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.