Topang Pendapatan Perusahaan, Sritex Bertekad Besarkan Ekspor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Rosa Panggabean

    ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Sri Rejeki Isman Tbk. yang bergerak di industri tekstil terus membesarkan kontribusi pasar ekspor untuk menopang kinerja perusahaan berkode saham SRIL itu.

    SRIL mencatatkan penaikan penjualan sebesar 6,82 persen menjadi US$180,18 juta pada kuartal I/2017.  Dengan hasil itu, maka penaikan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 7,78 persen dari US$16,44 juta pada kuartal I/2016 menjadi US$17,72 juta pada kuartal I/2017.

    Di sisi lain, pada periode kuartal pertama tahun ini terjadi peningkatan kontribusi penjualan ekspor menjadi 53 persen dari total penjualan selama kuartal I 2017 dari sebelumya 49 persen (kuartal I 2016).

    Peningkatan kontribusi pasar ekspor itupun melanjutkan tren pada tahun lalu. Sebagai catatan, pada 2015, kontribusi pasar domestik masih di level 51,54 persen terhadap penjualan, sedangkan ekspor sebesar 48,45 persen.

    Sebaliknya pada 2016, kontribusi ekspor melebihi catatan penjualan domestik. Hal itu sejalan dengan aksi perluasan pasar ekspor yang digenjot SRIL. Pada 2016, kontribusi  ekspor menjadi 52 persen dari total penjualan.

    Direktur Utama SRIL Iwan Setiawan Lukminto mengungkapkan kinerja ekspor yang perlahan naik itu merupakan buah strategi perusahaan. “Dengan bertambahnya kapastitas produksi maka di tahun 2017, kami menargetkan penjualan ekspor bisa berkontribusi sampai 56 persen dari total penjualan,” katanya, Kamis (18 Mei 2017).

    Di sisi lain, terdapat penambahan portofolio pelanggan global tersebut didukung oleh program diversifikasi perusahaan lewat produk tas, ransel, sleeping bag, sarung tangan, tenda, IPP set (Integrated Personal Protection set) yang digunakan oleh tentara khusus. SRIL juga merancang produk pakaian CBRN (chemical, biological, radiation and nuclear) dan juga pakaian anti-stain yang digunakan oleh juru masak serta produk-produk lainnya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?