Perusahaan Teknologi Lawan Arus, Jutawan Cemaskan Pasar Keuangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perusahaan teknologi asal Amerika Apple, meluncurkan produk terbarunya Apple Watch. Singapore, 26 Juni 2015. Lionel Ng/Getty Images

    Perusahaan teknologi asal Amerika Apple, meluncurkan produk terbarunya Apple Watch. Singapore, 26 Juni 2015. Lionel Ng/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah berita global mewarnai pemberitaan media nasional hari ini, Kamis (18 Mei 2017), di antaranya mengenai potensi raksasa teknologi di tengah melambatnya perekonomian China serta kecemasan sejumlah orang kaya terhadap ketidakpastian iklim ekonomi global.

    Berikut rangkuman berita utama di sejumlah media nasional:

    Perusahaan Teknologi Melawan Arus. Di tengah melambatnya perekonomian China, para raksasa teknologi justru berpotensi menunjukkan anomalinya. Mereka memiliki peluang yang menunjukkan bahwa bisnis mereka sama sekali tak terganggu dengan pelemahan ekonomi tersebut. (Bisnis Indonesia)

    Impor Negara Berkembang Topang Pemulihan Global.  Aktivitas impor yang kuatdari negara-negara berkembang menjadisalah satu pendorong utama pemulihanaktivitas perdagangan dunia tahun ini. (Bisnis Indonesia)

    Pasar Finansial Terseret Krisis di Gedung Putih. Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump diguncang tudingan terkait pemberian informasi intelijen kepada Rusia, sehingga menyeret turun pasar finansial pada perdagangan Rabu (17 Mei 2017). (Investor Daily)

    Jutawan Cemaskan Pasar Keuangan Dunia. Iklim ekonomi, keuangan dan politik global yang tidak pasti akhir-akhir ini, membuat sejumlah orang kaya cemas akan investasinya. Para jutawan ini berencana meninjau ulang pilihan investasinya. (Kontan)

    Yahoo akan Membeli Kembali Saham Senilai US$3 Miliar. Yahoo Inc akan membeli kembali saham senilai US$3 miliar melalui penawaran tender (tender offer). Aksi ini dilakukan untuk menaikkan likuiditas pemegang saham yang ingin menjual saham menjelang kesepakatan akuisisi Yahoo oleh Verizon Communications Inc. (Kontan)

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.