Hari Keempat, Batu Bara Menguat Hampir 2 Persen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tambang batubara. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Ilustrasi tambang batubara. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Reli harga batubara masih berlanjut pada penutupan perdagangan Rabu, 17 Mei 2017. Pada perdagangan Rabu, harga batu bara untuk Januari 2018, kontrak teraktif di bursa Rotterdam, ditutup naik tajam 1,90 persen atau 1,30 poin ke US$ 69,90 per metrik ton.

    Reli harga batu bara kontrak Januari berlanjut di hari keempat setelah berhasil rebound 0,45 persen pada 12 Mei. Sejalan dengan harga batu bara, harga minyak mentah dunia berhasil ditutup di level tertinggi dalam dua pekan pada perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB, 18 Mei 2017, menyusul leporan turunnya jumlah persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) untuk pekan keenam berturut-turut.

    Hal ini menjadi tanda positif bagi pasar menjelang pertemuan OPEC yang akan digelar pada tanggal 25 Mei di Wina, di mana para produsen minyak utama diperkirakan akan memperpanjang upaya pemangkasan produksi.

    Harga minyak WTI kontrak Juni 2017 berakhir menguat 0,84 persen atau 0,41 poin ke US$ 49,07 per barel, level penutupan tertinggi sejak 28 April, setelah dibuka dengan pelemahan 0,88 persen di posisi 48,23.

    Adapun patokan Eropa minyak Brent untuk kontrak Juli 2017 ditutup menanjak 1,08 persen atau 0,56 poin ke US$ 52,21, setelah dibuka dengan pelemahan 0,87persen atau 0,45 poin di posisi 51,20.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.