Bertemu PM Polandia, Jokowi Ajak Kerja Sama Bidang Maritim  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bertemu Perdana Menteri Polandia Beata Szydlo di Beijing, Cina, 14 Mei 2017. Jokowi mendorong kerja sama maritim hingga pembukaan rute penerbangan Jakarta-Warsawa. Biro Pers Sekretariat Presiden.

    Presiden Joko Widodo bertemu Perdana Menteri Polandia Beata Szydlo di Beijing, Cina, 14 Mei 2017. Jokowi mendorong kerja sama maritim hingga pembukaan rute penerbangan Jakarta-Warsawa. Biro Pers Sekretariat Presiden.

    TEMPO.CO, Beijing - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong pengembangan kerja sama maritim dengan Polandia. Dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Polandia Beata Szydlo di Beijing, Cina, Jokowi juga mengajak Polandia membuka penerbangan langsung Jakarta-Warsawa-Jakarta.

    Menurut Jokowi, saat ini, Indonesia sedang mengembangkan infrastruktur maritim, termasuk pelabuhan dan perkapalan. "Untuk itu saya mendorong pengembangan kerja sama maritim dengan Polandia," kata Jokowi seperti dikutip dari siaran pers Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin. Pertemuan digelar di Hotel Conrad, Beijing, Minggu, 14 Mei 2017.

    Baca: Presiden ke Beijing, Juru Bicara Jelaskan Misinya

    Pertemuan ini dilakukan di sela kunjungan Jokowi saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi One Belt One Road. Jokowi memanfaatkan pertemuan dengan Beata untuk membicarakan potensi kerja sama di berbagai bidang ekonomi.

    Pertemuan itu juga dimanfaatkan untuk mendapatkan dukungan dari Polandia dalam percepatan negosiasi Indonesia-EU CEPA (Europe Union-Comprehensive Economic Partnership). Sektor maritim disinggung dalam pertemuan. Polandia yang memiliki tradisi maritim dan perkapalan yang baik dinilai dapat menjadi mitra dalam pengembangan industri kemaritiman di Tanah Air.

    Lihat: Mengintip Agenda Presiden Jokowi, Jadwal Padat Mei 2017

    Jokowi juga menekankan pengembangan kerja sama di bidang pendidikan dan pariwisata. Presiden menyambut baik pengajaran bahasa Indonesia di beberapa universitas Polandia maupun bahasa Polandia di Universitas Indonesia dan Universitas Atmajaya.

    Sejak 1987, tercatat 400 mahasiswa Polandia telah menerima beasiswa dharmasiswa, dan sejak 2011-2015, terdapat enam mahasiswa Polandia yang menerima beasiswa seni dan budaya Indonesia. "Untuk itu saya mendorong finalisasi nota kesepahaman kerja sama pendidikan tinggi kedua negara," kata Jokowi.

    Baca juga:
    Jokowi Terima Kunjungan Presiden Cile di Istana Kepresidenan

    Di bidang pariwisata, Jokowi memberikan perhatian khusus terhadap kenaikan wisatawan Polandia ke Indonesia pada 2016 (27.903 orang) atau 42 persen. Dibukanya paket wisata Warsawa-Denpasar-Warsawa dengan pesawat sewa Lot Polish Airlines juga disambut antusias. "Saya juga harapkan dukungan Polandia untuk rencana pembukaan penerbangan langsung Jakarta-Warsawa-Jakarta," ujar Jokowi.

    Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya kepada Polandia dalam kesepakatan saling dukung pencalonan kedua negara di Dewan Keamanan PBB. Indonesia mencalonkan untuk periode 2019-2020, sedangkan Polandia pada periode 2018-2019.

    AMIRULLAH SUHADA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.