Selasa, 13 November 2018

Scoot, Anak Perusahaan Singapore Airlines Bicara Pasar Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO Scoot Lee Lik Hsin bersama kru kabin dalam serah terima pesawat Boeing 787 Dreamliner di Seattle, Amerika Serikat, Kamis 11 Mei 2017. (Istimewa)

    CEO Scoot Lee Lik Hsin bersama kru kabin dalam serah terima pesawat Boeing 787 Dreamliner di Seattle, Amerika Serikat, Kamis 11 Mei 2017. (Istimewa)

    TEMPO.CO, Seattle -Perusahaan penerbangan Scoot mempelajari pasar penerbangan Indonesia. Anak perusahaan Singapore Airlines telah mengoperasikan penerbangan dari tiga kota di Indonesia: Jakarta, Surabaya, dan Denpasar Bali ke Singapura.

    CEO Scoot, Lee Lik Hsin mengakui telah melakukan pertemuan dengan pejabat Indonesia yang berwenang mengurusi penerbangan. Ia mengatakan pejabat Indonesia ini telah berkunjung ke kantor Scoot dan membicarakan perihal penerbangan. Namun, ia tak membeberkan detail isi pertemuan itu.

    Lee juga belum memberikan kepastian perusahaannya membuka rute penerbangan baru di luar tiga kota tersebut. “Kami sudah masuk ke pasar penerbangan Indonesia dan telah melayani Jakarta, Surabaya, dan Bali,” kata Lee.

    Ia mengatakan hal ini di dalam penerbangan Boeing 787 Dreamliner terbaru yang terbang dari Seattle ke Singapura Pesawat terbaru yang dilengkapi dengan tempat tidur untuk krunya itu tiba di Bandar Udara Changi Singapore pada Jumat petang 12 Mei 2017, setelah menempuh penerbangan 15 jam dari Seattle, kota di wilayah utara-barat Amerika Serikat.

    Menanggapi ketatnya persaingan dalam industri penerbangan di Asia Tenggara, Lee optimistis Scoot bisa memainkan peluang dengan baik. Ia enggan menanggapi bagaimana Scoot bersaing dengan perusahaan penerbangan lain yang berbasis di Indonesia maupun Malaysia yang juga gencar melakukan ekspansi penerbangan dan berebut pasar.

    Penerbangan Scoot dioperasikan Budget Aviation Holdings  di bawah payung Singapore Airlines Group. Lee mengatakan Scoot dan Tiger telah melayani rute penerbangan pada 59 kota yang meliputi 16 negara di kawasan Asia Pasific.

    Scoot pertama membeli Boeing 787 Dreamliner pada Februari 2015 lalu, dan menjadi operator pertama pesawat jenis ini. Kini, Scoot telah menerbangkan 14 unit pesawat jenis ini, dan memesan enam pesawat lagi. Scoot telah melayani penerbangan 23 penerbangan dari Singapura menuju sejumlah kota di sembilan negara, di antaranya ke Sidney, Jeddah, Taipei, Tokyo, dan Perth.

    SUNUDYANTORO (SEATTLE)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?