Mudik Tanpa Macet, Pelni Tawarkan Pelayaran Jakarta-Surabaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ruang eksekutif kapal Expres Bahari 3B yang dibuat PT Pelni. Tempo/Vindry Florentin

    Ruang eksekutif kapal Expres Bahari 3B yang dibuat PT Pelni. Tempo/Vindry Florentin

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menawarkan solusi dan transportasi mudik tanpa macet dengan kapal laut Pelni pada musim mudik 1438 H dan angkutan Lebaran 2017, khususnya pelayaran reguler Jakarta-Surabaya.

    "Kami tawarkan mudik tanpa macet dengan kapal Pelni di rute Jakarta-Surabaya," kata Manager PR dan CSR PT Pelni, Akhmad Sujadi, dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Jumat, 12 Mei 2017.

    Sujadi mengaku pengalaman mudik lebaran 1437 H melalui jalur darat dengan kemacetan masih menjadi momok bagi pemudik, khususnya pengguna jalur darat di tol Brexit, Brebes Timur dan hal itu masih membayangi pemudik tahun ini juga.

    Untuk itu, lanjutnya, pihaknya menawarkan dengan salah satu solusi yaitu melayani pemudik dengan jalur normal sesuai pengaturan pola angkutan Lebaran 1438 H dan dengan harga paket mudik terjangkau, aman tanpa macet dan menyenangkan dengan kapal laut untuk rute Jakarta-Surabaya.

    Lihat juga
    Pekan Depan, Cina Cairkan Pinjaman Kereta Cepat Rp 13 Triliun  
    Jalan Trans-Papua Kemungkinan Tersambung Tahun Depan
    Luhut: Jika Terbukti Merusak, Freeport Harus Perbaiki Lingkungan  

    "Kapal reguler dari Jakarta-Surabaya penumpangnya masih sedikit. Penumpang akan bertambah ketika berangkat dari Surabaya, Makasar dan seterusnya," katanya.

    Ia menyebutkan, ruang yang kosong itulah yang ditawarkan kepada penumpang di Jabodetabek untuk mudik dengan kapal laut pada koridor Jakarta-Surabaya itu.

    Tiket mudik lebaran dengan kapal laut Jakarta-Surabaya kelas ekonomi KM Dorolonda yang akan berangkat Jumat, 23 Juni 2017, pukul 18.00 WIB ditawarkan hanya Rp 235.000, sudah termasuk makan.

    Lama perjalanan tidak jauh berbeda dengan kendaraan darat pada saat Lebaran, cuma 23 jam.

    "Perjalanan kapal bebas macet, tidak ada lampu merah di tengah perjalanan. Untuk masuk ke pelabuhan, kapal penumpang mendapat prioritas. Bagi warga yang belum mendapatkan tiket bus, kereta api, pesawat dan sewa mobil pribadi bisa mencoba kapal laut dalam mudik lebaran ini bersama keluarga," tambah Sujadi.

    Selain bebas macet, kapal laut Pelni juga ber-AC sehingga lebih nyaman. Penumpang dapat istirahat santai tidur atau tiduran di atas kasur empuk, bukan tempat duduk seperti kendaraan lain yang duduk berjam-jam.

    "Penumpang kapal laut juga dapat menikmati hiburan live musik dari salon atau restoran kapal. Tak hanya itu ibadah di atas kapal akan lancar dan lebih khusyuk dan tersedia masjid di dalam kapal dan dapat menampung sekitar 100 orang. Naik kapal bisa sholat tarawih, amalan wajib tidak terlewatkan yang sunahpun bisa dilakukan. Beda dengan naik pesawat, KA dan bus," katanya.

    Ia mengakui, memang bagi masyarakat di Pulau Jawa naik kapal laut masih terasa asing karena itu kapal Pelni lebih dikenal di luar Jawa, bahkan mereka sangat bergantung dengan kapal Pelni di beberapa pulau terluar dan terdepan sebagai sarana akses dan distribusi barang.

    "Untuk rute Jakarta-Surabaya ini tersedia juga kelas kabin atau kelas kamar di KM. Tidar," katanya.

    Sujadi kemudian merinci nama-nama kapal berikut rutenya dari Jakarta sebagai berikut : KM. Gunung Dempo Jakarta-Surabaya-Jayapura, KM Dobonsolo Jakarta-Surabaya-Jayapura, KM. Ciremai Jakarta-Surabaya-Jayapura, KM. Tidar Jakarta-Surabaya-Fakfak.

    Kemudian, KM. Umsini Surabaya-Jakarta dan dilanjutkan sesuai rute. "Untuk pemesanan tiket hubungi pusat kontak Pelni 162 atau 021-162, Indomaret, Alfamart, FastPay dan Dharmawisata Indonesia," kata Sujadi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).