Santunan Kecelakaan Korban Meninggal Naik 2 Kali Lipat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga mendaftar mudik gratis secara online yang diadakan oleh PT. Jasa Raharja, di Gedung Perpustakaan Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta, 23 Juni 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Sejumlah warga mendaftar mudik gratis secara online yang diadakan oleh PT. Jasa Raharja, di Gedung Perpustakaan Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta, 23 Juni 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Santunan kecelakaan naik 2 kalilipat menjadi Rp 50 juta untuk korban meninggal.

    Demikian disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat sosialisasi Kenaikan Besar Santunan Korban Kecelakaan Penumpang Umum dan Korban Kecelakaan Lalu Lintas Jalan di Gedung Dhanapala,  Kementerian Keuangan Jakarta, Jumat, 12 Mei 2017.

    Jasa Rahardja yang bertugas mengelola asuransi kecelakaan lalu lintas dan penumpang angkutan umum diwajibkan membayarkan santunan dalan 1x24 jam tanpa mengenal hari libur. 

    Pada tahun lalu, angka kecelakaan lalu lintas meningkat hingga 17 persen dengan jumlah korban meninggal mencapai 30.835 kasus,  dan korban luka-luka sebanyak 90.075 kasus. 

    Dampak dari kecelakaan tersebut mayoritas menimbulkan kemiskinan terhadap kekuarga korban, di mana yang meninggal dunia mencapai 63 persen dan yang luka-luka mencapai 13 persen status ekonominya jatuh.

    BISNIS.COM

    Video Terkait: Kapal Mutiara Sentosa I Terbakar, 2 Heli Diterjunkan untuk Evakuasi



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.