ExxonMobil Akuisisi Kilang Aromatik Jurong Singapura

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Exxon Mobil.  REUTERS/Jessica Rinaldi

    Exxon Mobil. REUTERS/Jessica Rinaldi

    TEMPO.CO, Jakarta - ExxonMobil Chemical Company mengumumkan kesepakatan akuisisi Kilang Aromatik Jurong Aromatics Corporation Ltd di Pulau Jurong, Singapura.

    Dari keterangan resminya yang dikutip Jumat, 12 Mei 2017, kesepakatan telah tercapai antara ExxonMobil Chemical Company dengan Jurong Aromatics Corporation yang memiliki kilang aromatik dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 1,4 juta ton. Ditargetkan, transaksi bisa diselesaikan pada semester II/2017.

    Senior Vice President of Basic Chemicals, Intermediates and Synthetic ExxonMobil Chemical Company Matthew Aguiar mengatakan pihaknya kegiatan tersebut sebagai upaya memenuhi kebutuhan produk kimia.

    Menurut dia, tambahan unit kilang aromatik di Singapura ini mempermudah perusahaan menjawab tantangan konsumen di Asia. "Tambahan dari kilang aromatik ini terhadap operasi kami di Singapura akan membantu kami melayani konsumen di pertumbuhan pasar-pasar utama Asia," ujarnya.

    Adapun, Singapura merupakan basis kilang terintegrasi dan kompleks petrokimia dengan kapasitas pengolahan minyak sebesar 592.000 barel per hari (bph).

    Baca
    Luhut: Jika Terbukti Merusak, Freeport Harus Perbaiki Lingkungan  
    Surplus Anggaran AS April 2017 Capai US$ 182 Miliar  
    Industri Keramik Stagnan, Ini Sebabnya  

    Akuisisi Kilang Aromatik Jurong akan menambah kapasitas produksi Kilang Aromatik ExxonMobil di Singapura menjadi 3,5 juta ton per tahun dengan 1,8 juta ton di antaranya menghasilkan paraksilin.

    President ExxonMobil Chemical Company Neil Chapman menilai pertumbuhan di Singapura mendorong perkiraan penambahan permintaan secaa global untuk produk kimia dalam 10 tahun ke depan hampir 5 persen atau 4 persen per tahun. Artinya, menurutnya, pertumbuhan lebih bedar dari pertumbuhan permintaan energi dan pertumbuhan ekonomi.

    Dia menyebut hampir tiga per empat atau 75 persen dari kenaikan permintaan berasal dari Asia Pasifik sebagai akibat kenaikan keberuntungan dan pertumbuhan kelas menengah. "Hampir tiga per empat kenaikan permintaan diharapkan berasal dari Asia Pasifik," katanya.

    Di Singapura, ExxonMobil telah beroperasi lebih dari 120 tahun. Kompleks terintegrasi petrokimia di Singapura bisa memproses gas ringan hingga minyak mentah. Pada tahun ini ditargetkan akan beroperasi 230.000 ton per tahun fasilitas polimer yang akan memproduksi karet halobutyl.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.