Surplus Anggaran AS April 2017 Capai US$ 182 Miliar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja membentangkan bendera Amerika Serikat saat mempersiapkan panggung untuk digunakan dalam perayaan pelantikan presiden terpilih Donald Trump di Washington, AS, 13 Januari 2017. (Joe Raedle/Getty Images)

    Pekerja membentangkan bendera Amerika Serikat saat mempersiapkan panggung untuk digunakan dalam perayaan pelantikan presiden terpilih Donald Trump di Washington, AS, 13 Januari 2017. (Joe Raedle/Getty Images)

    TEMPO.CO, Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat (AS) berhasil mencatatkan surplus pada anggaran nasionalnya pada April 2017.

    Kementerian Keuangan AS melaporkan, surplus anggaran pada bulan lalu naik mencapai US$ 182 miliar secara year on year (yoy). Tercatat, pada periode yang sama tahun lalu, surplus anggaran mencapai US$ 106 miliar.

    Adapun capaian itu berada di atas perkiraan pasar yang memprediksi anggaran nasional Negeri Abang Sam akan mengalami defisit pada bulan lalu.

    “Sementara itu, defisit fiskal secara year to date (ytd) bulan lalu mencapai US$ 344 miliar atau turun dari periode yang sama pada 2016, yang mencapai US$ 353 miliar,” demikian ditulis Kementerian Keuangan AS dalam keterangan resminya, Kamis, 11 Mei 2017.

    Selain itu, otoritas fiskal AS tersebut melaporkan bahwa penerimaan negara bulan lalu mencapai US$ 456 miliar atau naik 4 persen dari April 2016. Di sisi lain, belanja pemerintah pada April mencapai US$ 273 miliar atau turun 18 persen dari bulan yang sama pada 2016.

    Laporan tersebut secara otomatis melanjutkan sejumlah data ekonomi AS lain yang tercatat melaju positif pada bulan lalu.

    Sebelumnya, pertumbuhan lapangan kerja di AS dilaporkan mengalami kenaikan tajam pada April setelah sempat melambat pada bulan sebelumnya.

    Kementerian Tenaga Kerja AS melaporkan, nonfarm payrolls AS bertambah hingga 211 ribu pekerjaan pada bulan lalu. Jumlah tersebut meroket dari Maret, yang hanya mencapai 79 ribu pekerjaan.

    Adapun pertumbuhan rata-rata bulanan lapangan kerja di AS pada tahun ini mencapai 185 ribu pekerjaan. Lapangan kerja sektor jasa menjadi penyumbang terbesar pada periode ini.

    Sementara itu, dalam laporan yang sama, tingkat pengangguran AS bulan lalu mencapai 4,4 persen atau turun 10 poin dari bulan sebelumnya. Level tersebut merupakan titik terendahnya selama 10 tahun terakhir.

    BISNIS.COM



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.