Tingkatkan Pelayanan, KBN dan Sucofindo Jalin Kerjasama

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) dan PT Sucofindo (Persero) menjalin kerja sama untuk meningkatkan pelayanan di kawasan industri. Kerja sama itu tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Direktur Utama Kawasan Berikat Nusantara (KBN) H. M. Sattar Taba dan Direktur Utama Sucofindo Bachder Djohan Buddin.

    Baca: Pertamina dan Sucofindo Kerjasama Inspeksi dan Sertifikasi

    “Bentuk sinergi nyata yang kami lakukan adalah penandatanganan nota kesepahaman ini. Saya berharap Sucofindo dapat membantu memberikan pelayanan bagi KBN maupun para investor yang ada di kawasan industri," kata Dirut KBN Sattar di Jakarta, Rabu, 10 Mei 2017.

    Kerjasama yang telah berjalan sampai saat ini meliputi kegiatan pelayanan jasa laboratorium dan sertifikasi sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) di kawasan berikat.

    Dengan adanya kerja sama antara KBN dan Sucofindo, hubungan dua perusahaan pelat merah ini akan diperluas, khususnya untuk inspeksi, pengujian, sertifikasi, konsultasi dan pelatihan.

    Sementara itu, Direktur Utama Sucofindo Bachder Djohan Buddin mengungkapkan bahwa kerjasama yang terjalin antara kedua perusahaan ini akan ditingkatkan ke tahap yang lebih luas dan lebih lengkap lagi. “Harapannya nota kesepahaman ini akan memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak, serta bagi investor, " katanya.

    Menurut Bachder, lingkup kerjasama dapat diperluas sesuai lingkup usaha bisnis Sucofindo di bidang Inspeksi, Pengujian dan Sertifikasi, Konsultansi dan Training.

    Beberapa layanan Sucofindo saat ini antara lain Sertifikasi Manajemen Pengamanan (SMP), Sertifikasi Alat Berat dan Peralatan Industri, Sertifikasi ISO, Jasa Survey Pemetaan dengan UAV dan Pelayanan Jasa analisa Laboratorium.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?