Harga Minyak Dunia Menguat, Simak Penyerbabnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc.hu

    sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga minyak dunia ditutup sedikit lebih tinggi pada Senin atau Selasa pagi WIB, 9 Mei 2017, karena pernyataan dari produsen-produsen utama menunjukkan mereka sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang kesepakatan pemangkasan produksi minyak mentah hingga tahun depan.

    BacaBerita Terkini Harga Minyak Dunia

    Menteri Perminyakan Arab Saudi Khalid Al-Falih mengatakan pada Senin, 8 Mei 2017, bahwa dia yakin kesepakatan pemotongan produksi akan diperpanjang hingga ke paruh kedua tahun ini, dan mungkin hingga tahun depan juga, menurut laporan media.

    Rusia juga siap untuk mendukung perluasan kesepakatan pengurangan produksi minyak melampaui 2017, kata kementerian energi negara itu dalam sebuah pernyataannya Senin, 8 Mei 2017.

    Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen non-OPEC berencana membuat keputusan tentang apakah akan memperpanjang kesepakatan pemotongan produksi pada pertemuan berikutnya di Wina pada 25 Mei 2017.

    Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni, naik 0,21 dolar AS menjadi menetap di 46,43 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

    Sementara itu, patokan Eropa, harga minyak dunia mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli, naik 0,24 dolar AS menjadi ditutup pada 49,34 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.