Harga Bawang Tembus Rp 100 Ribu, Mendag Panggil Importir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bawang putih. ANTARA/Asep Fathulrahman

    Bawang putih. ANTARA/Asep Fathulrahman

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga eceran bawang putih jenis lokal di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, menembus Rp 100 ribu per kilogram pada Senin, 8 Mei 2017. Berdasarkan pantauan bisnis harga eceran komoditas sayuran tingkat kabupaten dan kota, menunjukkan posisi tertinggi  di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat dengan harga Rp 100 ribu per kilogram untuk bawang putih lokal dan Rp 50 ribu per kilogram untuk bawang putih impor.

    Harga bawang putih lokal di Kabupaten Lombok Barat juga menembus angka Rp 70.000 per kilogram dan bawang putih impor mencapai Rp 50 ribu per kilogram. Dalam kondisi normal, kisaran harga untuk komoditas itu sebesar Rp 25 ribu—Rp 30 ribu per kilogram.

    Harga bawang putih baik impor dan lokal hari ini 43 kabupaten dan kota sebagian besar berada di atas Rp 40 ribu. Sejumlah pedagang di pasar mengaku mengalami kekurangan pasokan.

    Adapun Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita rencananya akan memanggil importir bawang putih. Pekan lalu, Menteri Perdagangan mengatakan akan meminta importir untuk menurunkan harga bawang putih. Rencananya, Enggar akan segera menerbitkan aturan pembatasan importasi bawang putih. Pasalnya, sampai saat ini aturan impor komoditas itu menurutnya belum diatur.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.