Indeks Dolar AS Naik Seiring Melemahnya Euro

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang dolar Amerika. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi mata uang dolar Amerika. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pergerakan dolar Amerika Serikat (AS) berbalik naik pada perdagangan siang ini, Senin, 8 Mei 2017, seiring melemahnya kinerja mata uang euro di tengah reaksi minim atas kemenangan Emmanuel Macron dalam pemilihan presiden Prancis.

    Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama naik 0,01 persen atau 0,008 poin ke 98,656 pada pukul 13.42 WIB.

    Baca
    KURS RUPIAH 8 MEI: Spot Menguat 20 Poin di Awal Sesi II
    BURSA SAHAM 8 MEI: Awal Sesi II, IHSG Menguat 0,61%

    Sebelumnya indeks dolar dibuka turun 0,13 persen atau 0,132 poin di level 98,516, setelah pada perdagangan Jumat ditutup melemah 0,15 persen di posisi 98,648.

    Sementara itu, nilai tukar euro siang ini terpantau melemah 0,09 persen ke US$ 1,0988, setelah pada perdagangan akhir pekan lalu ditutup dengan kenaikan 0,12 persen di posisi US$ 1,0998.

    Pergerakan tersebut mengindikasikan lebih minimnya reaksi pada kemenangan Macron dibanding pada saat pemilu putaran pertama lalu, saat euro naik hampir 2 persen dalam 15 menit setelah pembukaan. Dengan jajak pendapat secara konsisten menunjukkan Macron unggul menjelang putaran kedua, pasar sebagian besar telah memperhitungkan kemenangan calon presiden dari kubu moderat tersebut.

    Macron menang melawan kandidat anti-euro Le Pen dengan perolehan suara 65 persen banding 35 persen, menurut perkiraan empat lembaga hitung cepat. Lebih besar dari yang diperkirakan oleh survei sebelum pemilihan. Kekalahan Le Pen menghapus kekhawatiran yang menyelimuti mata uang euro tahun ini dan akan memperkuat prospek jangka panjangnya, menurut para analis.

    "Pertanyaannya sekarang adalah apakah investor uang riil yang sebelumnya ragu-ragu untuk lebih berkomitmen pada aset zona euro sekarang akan lebih percaya diri," kata Ray Attrill, kepala analis valuta asing National Australia Bank Ltd (NAB), seperti dikutip dari Bloomberg.

    NAB masih mengharapkan euro untuk terus menguat dalam beberapa pekan dan bulan mendatang untuk mengantisipasi Bank Sentral Eropa yang mengungkapkan keyakinan bahwa risiko penurunan pada ekonomi zona eropa semakin mereda.

    “(Hasil pemungutan suara) harus mendukung euro, meskipun pasar sudah memperkirakan Macron akan menang," kata Athanasios Vamvakidis, kepala analis mata uang G-10 di Bank of America Merrill Lynch.

    Posisi indeks Dolar AS 
























    8 Mei 2017

    (Pk. 13.42 WIB)

    98,656

    (+0,01 persen)

    5 Mei 2017

    98,648

    (-0,15 persen)

    4 Mei 2017

    98,797

    (-0,42 persen)

    3 Mei 2017

    99,209

    (+0,24 persen)

    2 Mei 2017

    98,976

    (-0,10 persen)


    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.