Theresa May dan Presiden Terpilih Prancis Macron Bahas Brexit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PM Inggris, Theresa May. AP/Kirsty Wigglesworth

    PM Inggris, Theresa May. AP/Kirsty Wigglesworth

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Inggris Theresa May membahas Brexit dengan Presiden terpilih Prancis, Emmanuel Macron, menyusul kemenangannya dalam pemilihan umum pada Minggu, 7 Mei 2017.

    "Malam ini, perdana menteri berbicara dengan presiden terpilih Macron untuk dengan hangat mengucapkan selamat atas kemenangannya dalam pemilihan umum," kata seorang juru bicara setelah Macron meraih kemenangan telak atas rivalnya yang berhaluan kanan ekstrem Marine Le Pen.

    Baca
    PILPRES 2019: Demokrat Usung AHY?
    Gubernu Ahok Ajak Tim Anies-Sandi Bahas Program 100 Hari
    Di Israel, Bahasa Arab Tak Lagi Bahasa Nasional

    "Kedua pemimpin tersebut sempat membahas Brexit dan perdana menteri menegaskan bahwa Inggris menginginkan kemitraan yang kuat dengan Uni Eropa yang aman dan makmur begitu kami keluar," sambung juru bicara tersebut, dilansir dari AFP.


    Emmanuel Macron

    Pemerintah Inggris memuji "kemitraan unik Inggris dan Prancis yang memberikan fondasi kuat untuk kerja sama masa depan," menjelang dimulainya pembicaraan Inggris untuk mengakhiri keanggotaannya di Uni Eropa.

    Kemenangan Macron mendorong politikus Inggris menghentikan sementara kampanye mereka untuk memuji presiden terpilih Prancis itu. "Selamat kepada @EmmanuelMacron atas kemenangan yang luar biasa. Kami menantikan untuk melanjutkan kemitraan yang erat antara kedua negara," cuit Menteri Luar Negeri Boris Johnson, yang memainkan peran penting dalam kampanye Brexit.

    Pandangan serupa juga disampaikan ketua partai oposisi Partai Buruh Jeremy Corbyn, yang mengatakan dia menantikan untuk bekerja sama dengan Macron sambil juga menyatakan kelegaan atas hasilnya. "Saya senang bahwa rakyat Prancis menolak politik kebencian Le Pen secara tegas," ujarnya di Twitter.

    Pemimpin Skotlandia Nicola Sturgeon dan Walikota London Sadiq Khan juga menggunakan media sosial untuk merayakan kemenangan Macron.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.