I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra Direktur Utama PT Pelindo III

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas melihat crane Ship To Shore, alat pemindah peti kemas, di Dermaga  Terminal Teluk Lamong, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, 15 September 2014. Terminal peti kemas yang di resmikan 5 September lalu ini akan dioperasikan pada Oktober 2014. TEMPO/Fully Syafi

    Sejumlah petugas melihat crane Ship To Shore, alat pemindah peti kemas, di Dermaga Terminal Teluk Lamong, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, 15 September 2014. Terminal peti kemas yang di resmikan 5 September lalu ini akan dioperasikan pada Oktober 2014. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara menunjuk I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra sebagai Direktur Utama PT Pelindo III menggantikan Orias Petrus, yang diberhentikan pada 20 April 2017. Pergantian itu diputuskan Menteri BUMN Rini Soemarno selaku pemegang saham Pelindo III melalui Keputusan Menteri BUMN Nomor 89.

    I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra bukan orang baru di lingkungan Pelindo III. Pada 2014, Danadiputra menjabat direktur keuangan. Setelah itu, Danadiputra menempati eksekutif di sejumlah BUMN. Terakhir sebagai Direktur Human Capital dan Pengembangan Sistem PT Wijaya Karya sejak Mei 2016.

    Baca:
    Kasus Pungli Pelindo III, Bekas Dirut dan Istrinya Diadili

    Danadiputra mengatakan akan berfokus mengoptimalkan pemberdayaan aset-aset dan memperkuat sinergi antar-BUMN pelabuhan. "Kami di Pelindo III akan berupaya beroperasi dengan berorientasi pada visi Nawa Cita sesuai dengan yang dicita-citakan Bapak Presiden," tutur Danadiputra saat ditemui di akhir acara serah terima jabatan di Kementerian BUMN, Kamis, 4 Mei 2017.

    Pelindo III adalah BUMN yang bergerak di jasa kepelabuhan, yang berkantor pusat di Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. Pelindo III mengelola 43 pelabuhan yang tersebar di tujuh provinsi, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.