Harga Kakao Sulit Tembus 2.000 Dolar AS

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Buah kakao yang baru dupanen di Sulawesi Selatan, 8 Mei 2015. Data Badan Pusat Statistik Sulsel menunjukkan, ekspor biji kakao pada Maret 2015 turun 37,8 persen dibandingkan Maret 2014. REUTERS/Yusuf Ahmad

    Buah kakao yang baru dupanen di Sulawesi Selatan, 8 Mei 2015. Data Badan Pusat Statistik Sulsel menunjukkan, ekspor biji kakao pada Maret 2015 turun 37,8 persen dibandingkan Maret 2014. REUTERS/Yusuf Ahmad

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga kakao global diperkirakan sulit menembus level US$ 2.000 per ton pada 2017 seiring dengan bertumbuhnya suplai.

    Pada perdagangan Rabu, 3 Mei 2017, pukul 17:24 WIB, harga kakao di ICE Futures New York kontrak Juli 2017 turun 21 poin atau 1,16 persen menjadi US$1.784 per ton. Angka ini menunjukkan harga terkoreksi 15,56 persen sepanjang tahun berjalan.

    Direktur Utama Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, masalah pertumbuhan suplai menjadi sentimen utama yang membebani harga kakao. Padahal, pasar cukup mendapatkan sentimen positif dari cuaca hujan di Pantai Gading, Ghana, dan Indonesia.

    Tingginya curah hujan mestinya dapat menghalangi produksi, terutama di Indonesia. Sekitar 75 persen hasil panen biji kakao dari dalam negeri digunakan untuk kosmetik karena kadar gulanya yang tinggi, sehingga membutuhkan pengeringan ekstra. Artinya, proses pengeringan tidak hanya melalui oven, tetapi juga harus menggunakan penjemuran di bawah sinar matahari.

    "Saat musim hujan kegiatan panen memang terhambat, tapi pasar saat ini tidak melihat alasan tersebut," ujarnya pada Selasa, 2 Mei 2017.

    Dia memprediksi harga kakao bakal tertekan dalam jangka panjang akibat penambahan suplai. Harga diperkirakan sulit menembus level US$2.000 per ton pada 2017.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.