2016, Pelindo III Catatkan Kenaikan Laba Rp 350 Miliar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Truk pengangkut peti kemas melintas di dekat container crane baru di Terminal Nilam, Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, 30 September 2015. PT Pelindo III menambah dua unit cointainer crane  guna mempercepat waktu bongkar muat (Dweiling Time) di pelabuhan tersebut. ANTARA/Siswowidodo

    Truk pengangkut peti kemas melintas di dekat container crane baru di Terminal Nilam, Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, 30 September 2015. PT Pelindo III menambah dua unit cointainer crane guna mempercepat waktu bongkar muat (Dweiling Time) di pelabuhan tersebut. ANTARA/Siswowidodo

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III mencatatkan kenaikan laba perusahaan sebesar Rp 350 miliar pada 2016 menjadi Rp 1,51 triliun. Angka ini naik dibandingkan pada periode yang sama pada tahun 2015 yang memperoleh Rp 1,16 triliun.

    “Peningkatan laba perusahaan ini salah satunya dipicu oleh peningkatan arus peti kemas yang tumbuh 106 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Direktur Keuangan Pelindo III U. Saefudin Noer melalui keterangan tertulis yang diterima Tempo, Rabu, 3 Mei 2017.

    Baca: Kapal Raksasa Prancis Resmi Berlayar dari LA ke Tanjung Priok

    Berdasarkan data, pelayanan petikemas di Pelindo III memberikan kontribusi pendapatan sebesar Rp 4,39 triliun atau sekitar 59 persen dari seluruh pendapatan usaha perusahaan. Pendapatan bersih dan pendapatan di luar usaha hingga akhir Desember lalu juga tercatat Rp 7,48 triliun. “Artinya tumbuh 15,5 persen dari periode yang sama tahun 2015.”

    Selain mencatat peningkatan pendapatan dan laba perusahaan, Pelindo III juga merekam kenaikan aset dari Rp 18,97 triliun ke posisi Rp 22,18 triliun. Peningkatan ini seiring selesainya sejumlah investasi Pelindo III dalam mendukung pelayanan kepelabuhanan.

    Peningkatan kinerja itu diklaim menarik minat tiga lembaga pemeringkat kredit internasional, yakni Fitch, Moody’s, dan Standard & Poor’s. Fitch menilai Pelindo III pada posisi Stable dengan rating BBB-. Sementara Moody’s memberikan penilaian Positive dengan rating Baa3 dan Standard & Poor’s memberikan penilaian Developing dengan rating BB+.

    ARTIKA RACHMI FARMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.