Investor Korea Selatan Terus Bahas Terbang Langsung ke Lombok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Air Koryo maskapai penerbangan satu-satunya asal Korea Utara, Aram Pan seorang pengamat penerbangan asal Singapura berhasil mengabadikan Maskapai terbaik asal Korea Utara. Tampak pramugari berfoto bersama di depan Ilyushin Il-18 bermesin turboprop, pesawat ini buatan tahun 1957. Dailymail.co.uk

    Air Koryo maskapai penerbangan satu-satunya asal Korea Utara, Aram Pan seorang pengamat penerbangan asal Singapura berhasil mengabadikan Maskapai terbaik asal Korea Utara. Tampak pramugari berfoto bersama di depan Ilyushin Il-18 bermesin turboprop, pesawat ini buatan tahun 1957. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Mataram -- Upaya menjadikan NTB, khususnya Pulau Lombok sebagai destinasi favorit bagi wisatawan dan investor khususnya dari Korea Selatan terus digagas.

    Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu NTB Lalu Gita Ariyadi mengatakan, Duta Besar RI di Seoul Cecep Herawan telah menyampaikan kepada Gubernur NTB tentang rencana Korean Air, Jin Air dan Hanjin Travel untuk menjajaki direct flight Incheon - LIA.

    "Rencana penjajakan tersebut rupanya sangat serius. Vice President Jin Air Kwang Ho Ko, Sales Manager Jin Air Min Goo Kang, Deputy GM Korean Air Sang Hoon Yoo, Vice President Hanjin Travel Hong Jae Lim dan rombongan telah menghadap Wakil Gubernur NTB menyampaikan minatnya untuk menyediakan airline yang Low Cost Carrier yang diawali dengan carter flight hingga penerbangan berjadwal," ujar Gita melalui pesan singkat yang diterima Bisnis.com di Mataram, Selasa, 2 Mei 2017.

    Dalam pertemuan tersebut, lanjut Gita, Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin menyambut baik rencana maskapai penerbangan Korea Selatan tersebut. Amin meminta pejabat SKPD terkait untuk mengawal dan memfasilitasi agar rencana penerbangan langsung Korea Selatan - Lombok ini segera terwujud.

    "Bila perlu tahun 2017 ini, Korean Air atau Jin Air sudah harus landing di LIA, pinta Wagub seperti itu," ujar Gita.

    Sementara itu, General Manajer Angkasa Pura I Lombok International Airport I Gusti Ngurah Ardita juga sangat antusias akan akan memberikan berbagai kemudahan agar rencana ini terwujud.

    Selain memaparkan kondisi teknis, Ngurah juga mengundang delegasi maskapai Korea berkunjung ke lokasi bandara LIA untuk melihat dari dekat kondisi terminal, apron, taxi way, run way dan lain-lain serta rencana pengembangan LIA.

    Ketua Asita NTB Umbu Dewanto menambahkan komunikasi yang sudah terjalin antara ASITA NTB dengan Hanjin Travel yang dalam tahap awal mungkin akan melakukan carter flight untuk membawa dan mempromosikan potensi wisata dan investasi NTB kepada masyarakat dan investor Korea.

    Diharapkan dengan terbukanya jalur penerbangan langsung tersebut bisa menambah jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia khususnya ke NTB.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?