Menko Darmin Sebut Inflasi April Masih Sesuai dengan Harapan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam Mandiri Investment Forum 2017 di Fairmont Hotel, Jakarta, Rabu, 8 Februari 2017. Tempo/Angelina Anjar

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam Mandiri Investment Forum 2017 di Fairmont Hotel, Jakarta, Rabu, 8 Februari 2017. Tempo/Angelina Anjar

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menyatakan inflasi pada April 2017 masih terkendali sesuai dengan harapan. "Cukup baik bulan ini sehingga year to date dan year on year masih dalam range yang kami harapkan," kata dia di kantornya, Selasa, 2 Mei 2017.

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi April tahun ini 0,09 persen. Inflasi tahun kalender tercatat 1,28 persen dan inflasi tahun ke tahun 4,17 persen.

    Baca: BI: Inflasi Minggu Keempat April di Level 0,08 Persen

    Pada April 2016, BPS mencatat deflasi 0,45 persen. BPS juga mencatat deflasi 0,02 persen pada Maret 2017.

    Kepala BPS Suhariyanto mengatakan inflasi kelompok pengeluaran menyumbang andil terbesar terhadap inflasi, yaitu 0,20 persen. Kenaikan tarif listrik golongan 900 volt ampere (VA) menjadi pemicu utama kenaikan inflasi dari kelompok tersebut.

    Darmin menuturkan kenaikan tarif listrik 900 VA hanya berlaku untuk sebagian masyarakat. Mereka adalah masyarakat yang menggunakan tarif 450 VA, tapi menggunakan listrik melebihi kapasitas. "Itu sudah dimulai dari awal tahun dengan beberapa tahap," ujarnya.

    Baca: Inflasi Januari 2017 Tertinggi dalam Tiga Tahun Terakhir

    Darmin menambahkan, pemerintah belum berencana menaikkan tarif listrik saat ini. "Nanti setelah Juni kami lihat. Sekarang, kami belum (menaikkan tarif listrik) hingga lebaran," ucapnya.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.