Bos AirAsia Puji Jokowi: Pertama Kali Pemimpin Peduli Pariwisata

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO Air Asia Berhad, Tony Fernandes. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    CEO Air Asia Berhad, Tony Fernandes. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Bangkok - Chief Executive Officer AirAsia Tony Fernandes melontarkan pujian pada Presiden Joko Widodo. Menurut Tony, pemerintahan sekarang sangat giat mempromosikan sektor pariwisata.

    "Saya rasa ini pertama kalinya model kepemimpinan yang peduli pada sektor pariwisata," kata Tony di sela The Global Summit World Travel and Tourism Council 2017 di Bangkok, Thailand, Kamis, 27 April 2017.

    Tony, 52 tahun, menambahkan promosi wisata yang giat itu juga dibarengi dengan kebijakan yang memudahkan turis berkunjung ke Indonesia. Saat ini, pemegang paspor dari 169 negara mendapat fasilitas bebas visa. "Selain itu kampanye 'Wonderful Indonesia' kini sering ditemukan di banyak tempat," ujar Tony, kelahiran Kuala Lumpur, Malaysia.

    Baca: AirAsia Upgrade Layanan Internet di Pesawat 

    Dia berharap atensi pemerintah pada sektor pariwisata bisa dibarengi dengan peningkatan infrastruktur, khususnya di bidang transportasi. Tony melihat Presiden Jokowi sudah mulai masif mengembangkan infrastruktur. "Ada beberapa bandara baru dan saya yakin pembenahan infrastruktur transportasi masih terus ada dalam beberapa waktu ke depan," tuturnya.

    Simak: AirAsia Travel Fair Tawarkan Diskon sampai 50 Persen

    Pada era Presiden Jokowi, kunjungan turis asing berangsur naik sejak 2014. Data Badan Pusat Statistik mencatat jumlah kunjungan turis pada 2014 adalah 9,44 juta orang. Pada 2015 naik menjadi 10,4 juta orang dan bertambah 1,1 juta orang pada 2016 menjadi 11,5 juta orang.

    RAYMUNDUS RIKANG (Bangkok)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.