Anggaran Terbatas, Kementan Hanya Remajakan 22.000 Hektar Sawit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kelapa sawit. REUTERS/Roni Bintang

    Kelapa sawit. REUTERS/Roni Bintang

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pertanian melalui Dirjen Perkebunan tahun ini bakal meremajakan (replanting) 22.000 hektare kebun kelapa sawit.

    Dirjen Perkebunan Kementan Bambang mengatakan pemerintah tahun ini menganggarkan dana peremajaan untuk 22.000 hektare kebun kelapa sawit.


    "Untuk kebutuhan peremajaan ini menurut data kami sampai 2,4 juta hektare. Tetapi karena keterbatasan anggaran, tahun ini hanya 22.000 hektare yang akan diremajakan," katanya saat di Pekanbaru Rabu, 26 April 2017.

    Program peremajaan ini menggunakan anggaran dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) di bawah Kementerian Keuangan.

    Bambang mengatakan memang alokasi anggaran untuk peremajaan 22.000 hektare ini masih jauh dari kebutuhan nasional.

    Tetapi pemerintah tetap bakal melanjutkan peremajaan kebun dengan memilih lokasi dan daerah prioritas.

    Selain itu diharapkan juga peran dari lembaga terkait seperti perbankan dan perusahaan swasta sebagai penjamin kelangsungan perawatan tanaman sawit yang diremajakan.

    "Karena kami tidak ingin juga setelah mendapatkan dana dari BPDPKS itu, tanamannya tidak terawat dan tidak berlanjut," katanya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).