Menteri Perdagangan Jamin Stok Pangan Aman Menjelang Ramadan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita (kiri) dan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman (kedua kiri) meninjau harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Beras Induk Cipinang, Jakarta, 13 April 2017. Tempo/Fajar Pebrianto

    Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita (kiri) dan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman (kedua kiri) meninjau harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Beras Induk Cipinang, Jakarta, 13 April 2017. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan stok pangan menjelang Ramadan tahun ini dipastikan aman. “Semuanya sudah mencukupi. Lebih dari cukup,” katanya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa, 25 April 2017.

    Namun pemerintah terus memastikan agar rantai distribusi tetap aman sehingga tidak terjadi kenaikan harga dan stok tersebut tersedia. Hari ini, Enggar akan memanggil distributor untuk memastikan rantai penyaluran bahan makanan aman.

    Baca: Jaga Stok Pangan, Pemerintah Akan Bangun Lumbung ...

    “Kami mengecek volatile dan bahan pokok pangan. Dicek juga mengenai perkembangan harga dan ketersediaan. Ketersediaan aman. Hanya, distribusi di beberapa tempat. Hari ini, saya akan kumpulkan semuanya, sudah untuk pendistribusiannya,” ujarnya.

    Menurut Enggar, ada beberapa stok bahan pangan yang mendapat perhatian pemerintah, antara lain telur, beras, daging, minyak goreng, dan gula. Namun ketersediaan kebutuhan pokok tersebut masih terkendali. “(Kendala) cuma pendistribusiannya, dan mempercepat packaging-nya,” ucapnya. 

    Baca: Menteri Amran Jamin HET Tak Rugikan Konsumen dan Produsen

    Selain itu, pemerintah belum berencana kembali menetapkan harga eceran tertinggi (HET) komoditas barang kebutuhan pokok lain. Sebab, beberapa harga kebutuhan pokok untuk saat ini masih terkendali. “(HET) sudah, itu dulu. Telur sudah turun (harganya). Mau di-HET-kan bagaimana lagi. Harganya sudah di bawah,” katanya. “Nanti kita lihat. Kan kami mengantisipasi terus dari waktu ke waktu.” 

    DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.