Rampungkan 16 Ruas Tol, Jasa Marga Butuh Dana Rp 70 Triliun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pembangunan jalan tol. Tempo/Subekti

    Ilustrasi Pembangunan jalan tol. Tempo/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Perseroan Terbatas Jasa Marga masih membutuhkan suntikan dana Rp 70 triliun untuk menyelesaikan sisa proyek pengerjaan 16 ruas jalan tol yang ditargetkan selesai tahun ini.  Saat ini PT Jasa Marga memiliki 31 konsesi jalan tol, yang sudah sepenuhnya beroperasi 15 ruas.

    "Sedangkan 16 sisanya masih separuh pengerjaan dan ada yang betul-betul belum," kata Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani dalam Workshop "Sinergi BUMN Hadir Untuk Negeri Menuju Indonesia Digdaya" di kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, Jumat, 21 April 2017.

    Workshop yang juga menghadirkan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Desi Arryani dan Pengamat Etnografi Marketing and Branding Amalia E. Maulana itu, digelar dalam rangkaian HUT Bersama 28 BUMN yang berulang tahun periode Februari-April 2017.

    Menurut Desi, untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan mencapai Rp 70 triliun itu antara lain akan ditempuh dengan mengajukan pinjaman dari bank. Namun demikian, untuk bisa mengakses pinjaman itu, setidaknya perseroan harus memiliki modal minimal Rp 21 triliun.
    "Saat ini equitas (modal) Jasa Marga baru Rp 16 triliun, masih kurang Rp 4,5 triliun," kata dia.

    Untuk menutupi kekurangan modal Rp 4,5 triliun, ia mengatakan akan diupayakan dengan menggenjot laba perseroan. Cara lainnya, lanjut dia, adalah melakukan subholding dalam pengerjaan jalan tol dengan melepas saham perdananya atau "initial public offering" (IPO). "Kami akan melakukan subholding, contohnya proyek tol Trans Jawa dengan melakukan IPO," kata dia.

    Desi mengklaim hingga saat ini total pendapatan dari pengoperasian jalan tol yang dimiliki Jasa Marga masih mendominasi mencapai 80 persen dari total jalan tol di Indonesia. Dibanding yang dioperasikan perusahaan penyelenggara jalan tol lainnya, panjang jalan tol yang dioperasikan Jasa Marga juga masih mendominasi mencapai 60 persen.
    "Di jalan tol Jasa Marga setidaknya dilewati sebanyak 1,4 miliar kendaraan per tahun," kata dia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.