Pastikan Keamanan Mudik, Angkasa Pura I Rangkul TNI dan Polisi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Danang S Baskoro, hadir dalam acara peringatan ulang tahun PT Angkasa Pura I ke-53 di Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 25 Februari 2017. Tempo/Fajar Pebrianto

    Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Danang S Baskoro, hadir dalam acara peringatan ulang tahun PT Angkasa Pura I ke-53 di Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 25 Februari 2017. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Angkasa Pura I Danang S. Baskoro akan menambah sumber daya manusia dalam menghadapi arus mudik Idul Fitri. Tambahan personel ini akan didapat dari internal serta bantuan TNI dan Polri.

    "(Penambahan sumber daya) dalam rangka memberikan pelayanan kepada pengguna jasa bandara dan untuk keamanan," kata Danang saat ditemui di Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Jakarta Pusat, Selasa, 18 April 2017.

    Baca: Enam Bandara Merugi, Ini Penjelasan Angkasa Pura I

    Danang menuturkan pihaknya mengevaluasi titik-titik lokasi yang akan terjadi kepadatan. Jumlah personel terus dievaluasi agar bisa memberikan pelayanan yang lebih baik daripada tahun lalu. "Nanti akan ada rapat di kantor pusat untuk semua bandara yang ada angkutan Lebaran."

    Danang memprediksi terjadi kenaikan penumpang dalam arus mudik tahun ini. Dia memperkirakan akan ada kenaikan 7 persen dari tahun lalu. Bandara yang padat penumpang, ucap dia, berada di Bali, Surabaya, dan Jawa Tengah.

    Baca: Gubernur Jawa Barat Tetapkan Lokasi Pelabuhan Patimban

    Kondisi cuaca, kata Danang, sangat berpengaruh pada kepadatan penumpang moda transportasi udara pada Lebaran nanti. Kenaikan penumpang akan terjadi pada liburan seusai Lebaran. Dia beralasan, ini terjadi karena Idul Fitri diperkirakan jatuh pada akhir pekan, sehingga libur diperkirakan akan lebih panjang.

    Menurut Danang, hal tersebut akan membuat banyak orang memilih pulang dan berlibur di kampung halamannya. "Biasanya, orang libur mudik di sana cuma berapa hari. Nah, kalau ini, lebih baik stay di sana dan berlibur di kampung halaman."

    DIKO OKTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.