Pemerintah Berkoordinasi Jaga Inflasi Menjelang Lebaran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi cabai merah. TEMPO/Prima Mulia

    Ilustrasi cabai merah. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan beberapa menteri telah berkoordinasi untuk menjaga inflasi selama ramadan dan hari raya Idul Fitri 2017.

    Sri mengatakan beberapa menteri sudah berkoordinasi mengawasi pasokan dan kebutuhan komiditas yang dinilai memicu inflasi. Komiditas tersebut antara lain gula, beras, daging ayam, dan minyak goreng.

    Baca: Ini Tantangan Inflasi 2017 Versi Bank Indonesia

    "Kami juga mengawasi dengan ketat fenomena kartel," katanya di Gedung Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Jakarta, Senin, 17 April 2017. Sri mengatakan pemerintah mencoba mencegah kartel menaikkan harga semena-mena. Pemerintah akan memantau aktivitas impor dan pembelian barangnya.

    Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan akan terjadi inflasi tinggi menjelang lebaran yaitu pada Mei dan Juni 2017. Kepala BPS Suhariyanto, mengatakan menjelang hari besar akan terjadi kenaikan harga pada komoditas tertentu karena permintaan terhadap barang tersebut meningkat.

    Simak: Tips Mendapatkan Tiket Kereta Tambahan untuk Mudik Lebaran

    BPS mencatat deflasi sebesar 0,02 persen pada Maret 2017. Deflasi terutama disumbang oleh penurunan harga pangan, khususnya komoditas cabai dan bawang merang. Laju inflasi secara tahunan (year to date/ytd) tercatat sebesar 1,19 persen dan laju inflasi tahunan (year on year) tercatat sebesar 3,61 persen.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.