Awal Pekan, Laju IHSG Diprediksi Menguat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memantau grafik pergerakan penjualan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Divisi Tresuri BNI, Jakarta, 20 Maret 2017. ANTARA

    Petugas memantau grafik pergerakan penjualan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Divisi Tresuri BNI, Jakarta, 20 Maret 2017. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bakal menguat pada perdagangan hari ini, Senin, 17 April 2017. Kepala Riset PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya memperkirakan indeks akan bergerak pada rentang 5.602-5.693.

    Dia mengatakan IHSG masih terlihat memiliki kemampuan naik cukup besar melihat dari faktor capital inflow yang masih terus berlangsung ke dalam pasar modal.

    "Hal ini tentu menunjukkan tingkat kepercayaan investor masih cukup tinggi terhadap pertumbuhan perekonomian negara kita," ujar dia dalam risetnya, Senin.

    William berpendapat, jika terjadi koreksi wajar, tentu dapat dimanfaatkan sebagai momentum melakukan akumulasi pembelian dengan pola investasi jangka panjang.

    Adapun sejumlah saham yang dapat menjadi pilihan untuk perdagangan hari ini, antara lain PGAS, ADHI, KLBF, SMCB, WTON, TLKM, BBNI, UNVR, ICBP.

    Sebelumnya, pergerakan IHSG kembali ditutup melemah pada perdagangan pekan lalu, Kamis 13 April 2017.

    IHSG berakhir melemah 0,49 persen atau 27,61 poin ke level 5.616,54 menjelang long weekend, setelah dibuka dengan kenaikan 0,25 persen atau 14,04 poin di 5.658,20.

    IHSG kembali ditutup melemah setelah kemarin berhasil mencatatkan rebound, mengakhiri pelemahan selama tiga penutupan perdagangan berturut-turut sebelumnya.

    Sepanjang perdagangan pekan lalu, IHSG bergerak di kisaran 5.613,54-5.660,38.

    Dari 541 saham yang diperdagangkan, 147 saham menguat, 172 saham melemah, dan 222 saham stagnan.

    Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir negatif, dipimpin sektor perdagangan (-0,89 persen) dan aneka industri (-0,80 persen).

    Adapun sektor tambang dan properti masing-masing naik 0,54 persen dan 0,10 persen.

    Samuel Sekuritas memprediksi pergerakan IHSG akan diwarnai penantian pasar terhadap laporan keuangan emiten kuartal I/2017.

    “Pasar kini tengah menantikan masa pelaporan kinerja keuangan emiten di periode kuartal I/2017,” kata tim dalam riset.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.