Iran Dukung OPEC Perpanjang Pemangkasan Produksi Minyak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jendral OPEC, Mohammed Sanusi Barkindo (tengah) berpose bersama Menteri Energi Ararb Saudi Khalid al-Falih (kanan) and Menteri Energi dan Industri Qatar, Mohammed bin Saleh al-Sada pada pertemuan negara-negara OPEC di Aljazair, 27 September 2016. REUTERS/Ramzi Boudina

    Sekretaris Jendral OPEC, Mohammed Sanusi Barkindo (tengah) berpose bersama Menteri Energi Ararb Saudi Khalid al-Falih (kanan) and Menteri Energi dan Industri Qatar, Mohammed bin Saleh al-Sada pada pertemuan negara-negara OPEC di Aljazair, 27 September 2016. REUTERS/Ramzi Boudina

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perminyakan Iran, Bijan Zanganeh, mendukung opsi langkah perpanjangan waktu pemotongan produksi minyak negara-negara anggota Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) atau pun non OPEC. Dia mengatakan sebagian besar produsen minyak mendukung perpanjangan pemangkasan produksi tersebut.

    "Iran mendukung keputusan itu, jika pihak lain juga mematuhinya," kata Bijan Zanganeh kepada wartawan di Teheran, Sabtu malam, 15 April 2017, waktu setempat.

    Baca : Pendapatan Tembus Rp 86 trilun, Uber Masih Rugi Rp 37,1 Triliun

    Pasar telah mengalami kelebihan pasokan minyak sejak pertengahan 2014. Hal ini mendorong anggota OPEC dan beberapa produsen non-OPEC sepakat untuk memotong produksi dalam enam bulan pertama tahun 2017.

    Negara-negara anggota OPEC direncanakan bertemu pada 25 Mei nanti, untuk mempertimbangkan perpanjangan pemangkasan produksi.

    Negara-negara seperti Arab Saudi, Kuwait dan sebagian besar anggota OPEC lainnya dikabarkan condong ke arah ini, jika kesepakatan dicapai dengan produsen lain, kata sumber OPEC kepada Reuters bulan lalu.

    REUTERS | DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.