Menteri Amran Minta Bulog Serap Bawang Petani, Ini Alasannya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang bawang merah. AP/Tatan Syuflana

    Pedagang bawang merah. AP/Tatan Syuflana

    TEMPO.CO, Jakarta - Seusai sidak ke beberapa pasar tradisional di DKI Jakarta, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyebutkan harga dan stok kebutuhan pangan menjelang Ramadan aman.

    Enggar dan Amra beserta jajaran pejabat kementerian masing-masing melakukan sidak ketiga pasar tradisional, yakni Pasar Senen, Pasar Rawamangun, dan Pasar Induk Beras Cipinang.

    Baca
    Tax Amnesty Perbaikan Likuiditas Perbankan
    Ferrari Akan Bangun Pabrik di Jateng?
    Wacana Pemindahan Ibu Kota Dinilai Tidak Logis

    Meski stok dan harga kebutuhan pangan aman, Menteri Amran Sulaiman mengkhawatirkan harga turun terlalu jauh sehingga petani berpotensi merugi. Amran menyebut harga bawang di Tulungagung, Jawa Timur, sebesar Rp 8.000 per kilogram di tingkat petani.

    "Saya meminta Bulog agar membeli bawang petani Rp 15 ribu per kilogram," tutur Amran seusai sidak, Kamis, 13 April 2017.

    Amran menyampaikan, saat ini stok bawang merah 2.000 ton dan bawang putih 1.000 ton. Sedangkan stok beras 2,1 juta ton. Menteri Enggartiasto meminta pemerintah DKI Jakarta menyediakan cold storage untuk menyimpan bawang dan kebutuhan pangan lain.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.