Rupiah Menguat Tipis Menjelang Long Weekend

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis sore, 13 April 2017, menguat tipis tujuh poin menjadi Rp 13.265 per dolar AS setelah pada hari sebelumnya ditutup pada posisi Rp 13.272 per dolar AS.

    Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan bahwa data ekonomi Amerika Serikat berkenaan klaim pengangguran yang diproyeksikan meningkat dan inflasi tingkat produsen AS yang stagnan menjadi salah satu faktor yang menahan laju dolar AS.

    "Proyeksi kenaikan jumlah klaim pengangguran dan melambatnya laju inflasi memicu pelemahan dolar AS," katanya.

    Baca
    Yakinkan Pacific Eden Bersandar di Benoa, Ini Langkah Pelindo III  
    Ke Jepang, Susi Pudjiastuti Incar Radar Canggih Japan Radio  
    Dicecar DPR, Dirut Pertamina: Siap Kelola Mahakam tanpa Total  

    Di sisi lain, lanjut dia, kekhawatiran geopolitik di Timur Tengah dan Semenanjung Korea yang belum mereda juga membuat minat beli aset "safe haven" seperti logam mulia atau emas semakin besar sehingga menekan dolar AS.

    Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih menambahkan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan dolar AS terlalu kuat membuat mata uang Negeri Paman Sam itu tertekan terhadap sejumlah mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah.

    "Mata uang rupiah menguat seiring dengan pernyataan Presiden Trump dollar is getting too strong," katanya.

    Di sisi lain, lanjut dia, sentimen dari dalam negeri mengenai ekonomi nasional yang positif juga turut menopang mata uang. Menteri Keuangan RI sinyalkan pertumbuhan ekonomi bisa 5,2 persen tahun 2017, lebih tinggi dari asumsi APBN 2017 sebesar 5,1 persen.

    Sementara menurut kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Kamis, 13 April 2017, mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi Rp13.264 dibandingkan hari sebelumnya (Rabu, 12 April 2017) Rp 13.298 per dolar AS.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.