Ke Jepang, Susi Pudjiastuti Incar Radar Canggih Japan Radio  

Reporter

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meresmikan galeri Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT), Senin sore, 13 Maret 2017, di Gedung Mina Bahari, Jakarta Pusat. MARIA FRANSISCA

TEMPO.CO, Tokyo - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengincar radar buatan Japan Radio Co. Perusahaan pembuat alat pengawas itu menciptakan produk yang bisa mengendus kapal asing yang masuk ke perairan Indonesia, hingga radius setara 150 kilometer.

Menteri Susi Pudjiastuti mengatakan peningkatan teknologi perangkat pengawas diperlukan untuk mencegah masuknya para pencuri ikan. “Kita perlu banyak,” ujar Susi Pudjiastuti usai bertemu dengan Representative Director, President Japan Radio Co., Kenji Ara, di Tokyo, Jepang, Rabu, 12 April 2017.

Baca: Berkunjung ke Jepang, Menteri Susi Tagih Janji PM Shinzo Abe

Pada pertemuan itu, Susi Pudjiastuti menjelaskan, pemerintah menjajaki teknologi terkini yang mungkin bisa digunakan di Indonesia. Produk paling canggih adalah radar yang bisa memonitor sembilan titik sekaligus, yang dikendalikan di satu lokasi. Produk sebelumnya, hanya bisa memantau tiga titik melalui satu kendali.

Harganya lumayan mahal, yang paling canggih mencapai US$ 2 juta. Karena itu, Kementerian juga menjajaki peluang untuk mendapatkannya melalui program hibah. “Nanti kami diskusikan dengan JICA,” ujarnya. Pengadaan radar itu tidak bisa dilakukan langsung oleh Kementerian Kelautan melainkan melalui instansi lain, misalnya Kementerian Pertahanan, atau Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Baca: Menteri Susi Bawa Nelayan Bajo Penderita Tumor Berobat ke Jakarta

Menurut Susi Pudjiastuti, Kementerian Kelautan memerlukan radar yang canggih untuk dipasang di beberapa titik. Misalnya perairan Morotai, Natuna, Sabang, Raja Ampat, dan Arafura. Di tempat-tempat itu, Kementerian juga memerlukan radar untuk program konservasi. Saat ini, Kementerian Kelautan hanya memiliki satu radar konservasi yang dipasang di Wakatobi, dikendalikan oleh balai penelitian. Alat ini diperoleh melalui program hibah dari pemerintah Jepang. “Radar Wakatobi baru beroperasi tahun lalu. Padahal sudah dikasih sejak 4-5 tahun lalu karena listriknya nggak cukup, ” ujar Susi Pudjiastuti mengeluh.

Selain radar, Susi Pudjiastuti juga menjajaki peluang bekerja sama dengan Japan Coast Guard. Misalnya, pelatihan, dan pertukaran data. Dalam konteks ini, Susi juga berperan sebagai Komandan Satgas 115, pemberantas pencurian ikan. Susi diterima oleh Satoshi Nakajima, Komandan Japan Coast Guard.

Baca: Nyentriknya Menteri Susi,Naik Mobil Bak Polisi Sampai Makan Bakso

Susi Pudjiastuti juga bertemu dengan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Liberal Jepang, Toshihiro Nikai. Susi berharap pimpinan partai penguasa di Jepang itu bisa mendorong terealisasinya komitmen kerja sama Indonesia-Jepang yang pernah dibicarakan antara Presiden Joko Widodo dengan Perdana Menteri Shizo Abe beberapa waktu lalu. Termasuk di antaranya, pembangunan pelabuhan.

Pemerintah menargetkan pembangunan 24 pelabuhan, hingga 2019. Pemerintah berharap Jepang berinvestasi ke sektor itu, setidaknya di enam lokasi , seperti Sabang dan Morotai. Saat ini, Jepang baru terlibat dalam proyek pelabuhan Patimban di Jawa Barat. Susi berharap, Toshihiro membantu mempercepat kemungkinan investasi di sektor pelabuhan tersebut.

Toshihiro menyambut baik kerja sama yang selama ini terjalin antar kedua negara. Ia mengatakan akan melakukan penjajakan bila memang ada permintaan dari pemerintah Indonesia. “Kami akan mempelajarinya,” kata dia.

RETNO SULISTYOWATI (TOKYO)






Rencana Pembagian Rice Cooker Gratis, Susi Pudjiastuti: Tolong untuk Bangun Sekolah

8 hari lalu

Rencana Pembagian Rice Cooker Gratis, Susi Pudjiastuti: Tolong untuk Bangun Sekolah

Lewat cuitannya, Susi Pudjiastuti berpendapat dana itu bakal lebih baik jika digunakan untuk membangun 30 gedung sekolah.


Hari Ikan Nasional 2022, Bagaimana Asal-usul dan Arti Logonya?

17 hari lalu

Hari Ikan Nasional 2022, Bagaimana Asal-usul dan Arti Logonya?

Peringatan Hari Ikan Nasional setiap 21 Novemberi diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2014


Lereng Merapi Punya Pasar Ikan Baru, Sultan HB X Dorong Kuliner Tumbuh Pesat

23 hari lalu

Lereng Merapi Punya Pasar Ikan Baru, Sultan HB X Dorong Kuliner Tumbuh Pesat

Keberadaan pasar ikan Cangkringan dapat berkontribusi dalam peningkatan aktivitas warga di sektor perikanan.


Targetkan Konsumsi Ikan 62 Kilogram Per Kapita pada 2022, Berikut Strategi KKP

23 hari lalu

Targetkan Konsumsi Ikan 62 Kilogram Per Kapita pada 2022, Berikut Strategi KKP

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong peningkatkan konsumsi ikan.


Penggiat Sampah di Buleleng Mendapatkan Bantuan Sarpras dari KKP

26 hari lalu

Penggiat Sampah di Buleleng Mendapatkan Bantuan Sarpras dari KKP

Bantuan diharapkan dapat menjadi stimulan bagi kelompok dan masyarakat sekitar agar dapat menggerakkan dinamika perekonomian yang berbasis pada kebutuhan masyarakat


FPIK Unpad Punya Gudang Beku Portabel Hibah dari Kementerian Kelautan

27 hari lalu

FPIK Unpad Punya Gudang Beku Portabel Hibah dari Kementerian Kelautan

Hibah ini merupakan program pertama yang diberikan KKP untuk perguruan tinggi salah satunya Unpad.


Manfaat Ikan Sidat, Bisa Diolah Menjadi MPASI

31 hari lalu

Manfaat Ikan Sidat, Bisa Diolah Menjadi MPASI

Ikan sidat asupan sumber nutrisi untuk kesehatan


IFish - FAO dan KKP Perkenalkan Produk Sampingan Ikan Sidat yang Penuh Gizi

33 hari lalu

IFish - FAO dan KKP Perkenalkan Produk Sampingan Ikan Sidat yang Penuh Gizi

KKP dan FAO kenalkan hasil sampingan produksi ikan sidat sebagai alternatif nutrisi seiring perayaan Hari Ikan Nasional dan Hari Pangan Sedunia.


Laguna di Raja Ampat Diakui Secara Ilmiah Surga bagi Pari Manta

33 hari lalu

Laguna di Raja Ampat Diakui Secara Ilmiah Surga bagi Pari Manta

Raja Ampat menjadi yang pertama dan satu-satunya di dunia yang melaporkan pertumbuhan dan perkembangan populasi ikan pari manta dengan cepat dan baik.


Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Jadi Pesakitan KPK, Cek Potensi Daerah di Madura Ini

34 hari lalu

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Jadi Pesakitan KPK, Cek Potensi Daerah di Madura Ini

KPK menyidik dugaan suap lelang jabatan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron sebagai tersangka. Daerah di Madura ini punya potensi berlimpah.