Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Maskapai Penerbangan Terbaik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Arie Basuki

    TEMPO/Arie Basuki

    TEMPO.CO, Jakarta - Garuda Indonesia menjadi salah satu dari 10 besar maskapai penerbangan terbaik di dunia versi, situs travel TripAdvisor yang diumumkan beberapa waktu lalu.

    "Kami bangga mengumumkan penghargaan Choice yang Travellers perdana kategori penerbangan, untuk membantu wisatawan memutuskan perjalanan udara paling baik, berdasarkan pengalaman para pengguna TripAdvisor," ujar General Manager TripAdvisor Flights, Bryan Saltzburg.

    Dalam jajaran 10 besar itu, Emirates berada di urutan teratas. Maskapai penerbangan yang berpusat di Uni Emirat Arab itu tak hanya menyabet gelar maskapai penerbangan terbaik di dunia, tetapi juga berada di urutan pertama untuk kategori kelas pertama dan ekonomi.

    Baca juga: Garuda Indonesia tunjuk pimpinan baru Citilink

    Singapore Airlines berada di urutan kedua, disusul Brasil Azul's Airline menempati urutan ketiga. Lalu, JetBlue dari Amerika Serikat dan Air New Zealand pada urutan keempat dan kelima.

    Di tempat berikutnya, ada maskapai asal Korea Selatan, Korean Air, Japan Airlines (Jepang), Thai Smile (Thailand), Alaska Airlines (Amerika Serikat) dan Garuda Indonesia di urutan terakhir.

    Penghargaan yang diberikan TripAdvisor berdasarkan kuantitas dan kualitas hasil ulasan wisatawan di seluruh dunia selama 12 bulan terakhir.

    Baca juga: Garuda Indonesia persiapkan rute Manado-Cina 

    "Industri penerbangan menginvestasikan miliaran dolar untuk penambahan pesawat dan layanan baru untuk memberikan pengalaman berbeda bagi penggunanya. Penghargaan yang diberikan mempertimbangkan pengalaman terbaik yang dirasakan pengguna," kata Saltzburg seperti dilansir news.com.au.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.