Saham-Saham Wall Street Ditutup Melemah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wall Street. AP/Mark Lennihan

    Wall Street. AP/Mark Lennihan

    TEMPO.CO, Jakarta - Saham-saham di Wall Street berakhir sedikit lebih rendah pada Selasa, 11 April 2017, setelah Ketua Federal Reserve Amerika Serikat Janet Yellen mengatakan bahwa ekonomi "cukup sehat".

    Indeks Dow Jones Industrial Average turun 6,72 poin atau 0,03 persen menjadi ditutup pada 20.651,03 poin.

    Sementara itu indeks S&P 500 kehilangan 3,38 poin atau 0,14 persen menjadi berakhir di 2.353,78 poin dan indeks komposit Nasdaq turun 14,15 poin atau 0,24 persen menjadi 5.866,77 poin menurut warta Xinhua.

    Reuters mewartakan penurunan harga saham-saham Amerika Serikat juga dipengaruhi oleh peningkatan risiko geopolitik yang membebani sentimen saat para investor bersiap untuk laporan-laporan pendapatan perusahaan Amerika Serikat.

    Kekhawatiran mengenai meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Rusia, Suriah, dan Korea Utara membuat para investor bergeser ke emas dan aset-aset safe haven lain.

    "Risiko geopolitik menjadi titik fokus sekarang," kata Quincy Krosby, ahli strategi pasar di Prudential Financial di Newark, New Jersey, yang dikutip Reuters.

    Namun dia mengatakan bahwa laporan pendapatan perusahaan juga akan membawa pengaruh penting.

    Sementara itu, ekuitas Eropa ditutup bervariasi pada Selasa, 11 April 2017, dengan Indeks acuan DAX-30 Jerman di Bursa Efek Frankfurt merosot 0,50 persen, sedangkan indeks acuan FTSE-100 Inggris bertambah 0,23 persen.

    Di Asia, saham-saham Tokyo mengalami penurunan pada akhir perdagangan Selasa, 11 April 2017, karena apresiasi yen terhadap dolar AS menghambat pembelian, dengan indeks Nikkei-225 turun 0,27 persen menurut laporan Xinhua.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.