Indeks Saham Ditutup Turun 16,37 Poin ke Level 5.627,93

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memantau grafik pergerakan penjualan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Divisi Tresuri BNI, Jakarta, 20 Maret 2017. ANTARA

    Petugas memantau grafik pergerakan penjualan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Divisi Tresuri BNI, Jakarta, 20 Maret 2017. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa, 11 April 2017.

    IHSG berakhir melemah 0,29 persen atau 16,37 poin ke level 5.627,93, setelah dibuka dengan kenaikan tipis 0,06 persen atau 3,60 poin di 5.647,90. IHSG ditutup melemah pada perdagangan hari ketiga berturut-turut, setelah pada akhir sesi I turun tipis 0,14 poin ke level 5.644,16. Sepanjang perdagangan hari ini IHSG bergerak di kisaran 5.621,79 – 5.658,73.

    Analis Investa Saran Mandiri Hans Kwee mengatakan pergerakan indeks yang fluktuatif hari ini dipengaruhi oleh aliran dana masuk ke pasar Indonesia yang masih bertahan.

    Kemarin, asing mencatat aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 896,7 miliar. Selain itu, tambahnya, investor juga tengah menanti keputusan S&P apakah akan menaikkan rating Indonesia.

    “Dana dari tax amnesty ada di perbankan. Dana sebagian akan dipindahkan masuk ke pasar bond dan saham. Aliran dana tersebut memperkuat pasar,” ujarnya saat dihubungi hari ini.

    Sementara itu, pasar juga tengah menunggu realisasi belanja infrastruktur Presiden AS Donald Trump yang bisa memacu inflasi AS, setelah gagal membawa RUU Kesehatan pengganti Obamacare ke parlemen.

    Di kawasan Asia Tenggara, pergerakan mayoritas bursa saham terpantau juga melemah dengan indeks FTSE Malay KLCI (-0,21 persen), indeks PSEi Filipina (-0,22 persen), indeks FTSE Straits Time Singapura (-0,21 persen), sedangkan indeks SE Thailand naik 0,12 persen.

    Dilansir Reuters, bursa Asia melemah hari ini di tengah ketegangan politik di Timur Tengah dan semenanjung Peninsula ditambah ketidakpastian seputar pemilihan Presiden di Prancis, sehingga mendorong para investor beralih dari aset berisiko ke aset yang lebih aman seperti yen. Bahkan, harga minyak mentah, yang sebelumnya naik akibat didorong kekhawatiran suplai yang dipicu serangan rudal oleh Amerika Serikat (AS) ke pangkalan udara Suriah pekan lalu, berbalik turun.

    Dari 541 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 157 saham menguat, 173 saham melemah, dan 211 saham stagnan. Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir negatif, dipimpin oleh sektor konsumen (-0,91 persen) dan finansial (-0,85 persen).

    Adapun, empat sektor lainnya berakhir positif, dipimpin oleh sektor infrastruktur dengan kenaikan 0,73 persen.Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis-27 berakhir melemah 0,45 persen atau 2,19 poin ke 489,77  setelah dibuka dengan kenaikan tipis 0,013 poin di posisi 491,98.

    Saham-saham penekan IHSG:
























     Kode

    (Persen)

    BMRI

    -2,49

    HMSP

    -1,26

    BBRI

    -1,53

    UNVR

    -0,88


    Saham-saham pendorong IHSG:
























    Kode

    (Persen)

    TLKM

    +1,22

    BBCA

    +0,58

    TPIA

    +2,27

    EMTK

    +3,09


    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.