Harga Emas Turun Dipicu Aksi Ambil Untung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tumpukan emas.

    Ilustrasi tumpukan emas.

    TEMPO.CO, Jakarta - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Senin atau Selasa pagi WIB, 11 April 2017, akibat aksi ambil untung setelah logam mulia berusaha untuk membuat technical bounce.

    Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 3,4 dolar AS, atau 0,27 persen, menjadi menetap di 1.253,90 dolar AS per ounce.

    Setelah beberapa hari naik di tengah kekhawatiran geopolitik, logam mulia jatuh karena technical bounce gagal membawa emas lebih tinggi. Analis percaya bahwa ini adalah kemunduran sementara bagi logam mulia, karena kekhawatiran geopolitik terus mempengaruhi pasar.

    Baca: Harga Emas Turun, Investor Lari ke Pasar Saham

    Emas berada di bawah tekanan, karena Dow Jones Industrial Average AS naik 18,68 poin atau 0,09 persen pada pukul 18.05 GMT. Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian, logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman, sementara ketika ekuitas AS membukukan keuntungan maka logam mulia biasanya turun.

    Indeks dolar AS turun 0,19 persen menjadi 101,04 pada pukul 19.00 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar AS turun maka emas berjangka akan naik karena emas yang diukur dengan dolar AS menjadi lebih murah bagi investor.

    Baca: Harga Emas Melemah, Tertekan Penguatan Dolar AS

    Sebuah laporan yang dirilis oleh Federal Reserve AS menunjukkan Indeks Kondisi Pasar Tenaga Kerja menurun ke tingkat 0,4 dari tingkat direvisi sebelumnya 1,5, angka yang merupakan hasil dari komposit eksperimental 19 komponen. Para analis mencatat bahwa tidak ada ekspektasi untuk ukuran ini karena eksperimental, namun penurunan tersebut bukan merupakan tanda positif.

    Para pedagang juga sedang menunggu laporan Lowongan Kerja dan Perputaran Tenaga Kerja pada Selasa, impor dan ekspor pada Rabu, 12 April 2017, klaim pengangguran mingguan dan indeks harga produsen pada Kamis, 13 April 2017, indeks harga konsumen akhir dan laporan penjualan ritel pada Jumat, 14 April 2017.

    Perak untuk pengiriman Mei turun 23,6 sen, atau 1,30 persen, menjadi ditutup pada 17,915 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 22,6 dolar AS, atau 2,35 persen, menjadi ditutup pada 940 dolar AS per ounce, demikian Xinhua melaporkan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.