Perusahaan Jasa Konstruksi Ini Pilih Lebarkan Sayap ke Properti

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan apartemen Wang Residence di kawasan Kebun Jeruk, Jakarta, 8 November 2016. Turunnya suku bunga acuan atau BI 7 Day Reverse Repo Rate diharapkan akan diikuti dengan turunnya suku bunga bank sehingga lebih menggairahkan pasar properti. Tempo/Tony Hartawan

    Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan apartemen Wang Residence di kawasan Kebun Jeruk, Jakarta, 8 November 2016. Turunnya suku bunga acuan atau BI 7 Day Reverse Repo Rate diharapkan akan diikuti dengan turunnya suku bunga bank sehingga lebih menggairahkan pasar properti. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Yasa Patria Perkasa, perusahaan konstruksi berskala nasional tahun ini akan melebarkan sayap dengan masuk menjadi perusahaan properti dengan melakukan pembangunan gedung, apartemen, perkantoran jalan, hotel, kondotel, developer dan lain sebagainya.

    Dalam rilis yang diterima, Senin, 10 April 2017, Direktur Utama PT Yasa Patria Perkasa Muhammad Ali Reza membeberkan informasi tersebut saat memberikan sambutan pada syukuran ulang tahun ke -36.

    “Ini merupakan usia yang panjang bagi sebuah perusahaan dan menunjukkan semakin matangnya perusahaan yang di tengah perjalanan ditempa berbagai macam rintangan. Alhamdulillah hingga kini tetap kokoh menjadi perusahaan konstruksi nasional,” paparnya.

    Ke depan, lanjutnya, Yasa Patria Perkasa terus bertekad lebih giat dan penuh kreatifitas dalam pengembangan bisnis dengan dibantu seluruh karyawan.

    Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis Noegroho D Soetardjo menjelaskan, untuk memperkuat sistim informasi perusahaan, pihaknya juga telah mengimplentasikan Sistem Aplilasi Terkonsolidasi - Enterprise Resource Plan (ERP) untuk mendukung sistem informasi konsolidasi perusahaan secara real time.

    Untuk mendukung itu semua, perusahaan juga melakukan peningkatan kesiapan dan kemampuan SDM nya, antara lain dengan mengikutkan dalam pelatihan di bidang-bidang yang terkait dengan sertifikasi keahlian.

    Direktur Teknik dan Operasional Kurnia Henry Yuwanto menambahkan, PT Yasa juga sudah melakukan perkuatan secara internal perusahaan dalam mengantisipasi pertumbuhan usaha jasa konstruksi nasional serta pencanangan dari pemerintah tentang percepatan pembangunan infrastruktur.

    “Perkuatan internal yang kita lakukan meliputi perkuatan sumber daya manusia, sumber daya peralatan dan sumber daya keuangan”, paparnya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.