Naikkan Kemakmuran Warga, Presiden: Optimalkan Potensi Wakatobi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyelam dengan latar Pulau Hoga di perairan Kepulauan Wakatobi, Sulawesi Tenggara. TEMPO/Rully Kesuma

    Penyelam dengan latar Pulau Hoga di perairan Kepulauan Wakatobi, Sulawesi Tenggara. TEMPO/Rully Kesuma

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta agar potensi wisata bahari di Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) semakin dioptimalkan sebagai sumber kemakmuran bagi masyarakat.

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat terbatas bertopik evaluasi proyek strategis nasional dan program prioritas Sultra di Kantor Presiden Jakarta, Senin, 10 April 2017.

    "Provinsi Sulawesi Tenggara mempunyai sektor potensial yakni sektor pariwisata terutama yang berbasis bahari," kata Presiden.

    Ia menambahkan bahwa keindahan alam laut di Wakatobi bisa dikembangkan menjadi sebuah magnet yang sangat kuat untuk menarik kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara.

    Oleh karena itu, Presiden menegaskan bahwa potensi wisata bahari perlu dioptimalkan tentunya dengan pengembangan Wakatobi sebagai kawasan strategis pariwisata nasional.

    Untuk kepentingan itu maka perlu dilakukan upaya demi memperlancar akses transportasi dan konektivitas.

    "Serta pembangunan infrastruktur pendukung, dengan begitu akselerasi pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara saya yakin akan semakin cepat," katanya.

    Di Sulawesi Tenggara pertumbuhan ekonomi pada 2016 sebesar 6,51 persen dengan pertumbuhan yang cukup tinggi ditopang oleh tiga sektor unggulan yaitu pertanian, kehutanan, dan perikanan.

    Tiga sektor tersebut tercatat memberikan kontribusi 24,3 persen diikuti oleh sektor pertambangan dengan kontribusi 19,35 persen dan sektor kontruksi dengan kontribusi 14,02 persen.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.