IHSG Berpotensi Menggeliat Hari Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, 31 Maret 2017. ANTARA

    Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, 31 Maret 2017. ANTARA

    TEMPO.COJakarta - PT Asjaya Indosurya Securities memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, 10 April 2017, bergerak di level 5.598-5.697. Kepala Riset Indosurya William Surya Wijaya mengatakan IHSG saat ini terlihat masih memiliki kemampuan besar untuk terus mencetak rekor baru.

    Hal ini karena ditopang sisi fundamental perekonomian yang stabil dan terkendali, serta capital inflow yang terus terlihat masuk ke pasar modal.

    Baca: Sektor Finansial Dorong IHSG Kembali Menguat di Awal Perdagangan

    Selain itu, penguatan harga komoditas memberi kontribusi terhadap kenaikan IHSG. "Potensi kenaikan IHSG masih terlihat akan terjadi di hari ini. IHSG bergerak di kisaran 5.598–5.697," katanya dalam riset, Senin.

    Sejumlah saham yang direkomendasikan hari ini antara lain KLBF, TOTL, PGAS, MAIN, JSMR, ADHI, ASRI, PWON, dan BBCA.

    PT Binaartha Sekuritas juga memiliki proyeksi yang sama. Analis Binaartha, M. Nafan Aji Gusta Utama, memprediksi IHSG pada perdagangan menuju level support 5.624.

    Baca: Terangkat Sentimen OPEC, IHSG Menguat di Awal Perdagangan

    Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 5.638,65 dan 5.623,82. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 5.673,02 dan 5.692,55.

    "Hal ini mengindikasikan adanya potensi koreksi sehat pada pergerakan indeks. Dengan demikian, IHSG akan berpeluang menuju ke level support di area 5.639 dan 5.624," katanya dalam riset.

    Adapun sejumlah saham yang harus diperhatikan adalah AALI, PGAS, TLKM, BMRI, ICBP, dan BIPI.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.