Pembebasan Lahan Jalan Tol Bawen Salatiga Hampir Rampung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembangunan bentang tiang dalam tahap penyelesaian proyek Light Rail Transit (LRT) di sisi jalan tol Jagorawi, Kampung Makasar, Jakarta Timur, 21 Maret 2017. TEMPO/Imam Sukamto

    Pembangunan bentang tiang dalam tahap penyelesaian proyek Light Rail Transit (LRT) di sisi jalan tol Jagorawi, Kampung Makasar, Jakarta Timur, 21 Maret 2017. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi meninjau pembangunan jalan tol Bawen Salatiga, Sabtu, 8 April 2017. Tol Bawen Salatiga itu merupakan seksi 3 Tol Semarang-Solo bagian dari Jalan Tol Trans Jawa.

    "Jadi ini bagian dari jalan tol Jakarta-Semarang, Semarang-Solo, Solo-Surabaya, dan Surabaya-Banyuwangi," kata Jokowi dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu, 8 April 2017.

    Jokowi mengatakan Bawen Salatiga sudah bertahun-tahun tidak bisa selesai karena masalah pembebasan lahan. "Tapi Alhamdulillah, tadi saya tanyakan hampir rata-rata sudah 97 sampai 99 persen lahan sudah terbebaskan," ujarnya.

    Baca: Jalan Tol Semarang-Solo Seksi Tiga Bisa Dilalui Untuk Mudik

    Dengan progres pembebasan lahan tersebut, Jokowi menargetkan pada akhir 2018, Jalan Tol Jakarta hingga Surabaya sudah tersambung. Dilanjutkan ke arah timur, yakni Tol Surabaya-Banyuwangi yang ditargetkan 2019 sudah selesai. "Jadi tersambung dari ujung ke ujung di Pulau Jawa," kata Jokowi.

    Pada kesempatan tersebut Jokowi meninjau salah satu lokasi yang paling berat secara konstruksi di ruas tersebut, yaitu di sekitar jembatan yang melintasi Kali Tuntang. Di titik itu terdapat tebing yang sangat curam setinggi 50 meter sehingga harus dikupas dengan perkiraan jumlah 2 juta meter kubik tanah untuk mencapai standar kemiringan jalan raya.

    Baca: Jalan Tol Medan-Binjai Ditargetkan Berfungsi Saat Mudik Lebaran

    Saat ini pekerjaan pemotongan tebing masih menyisakan sekitar 200 ribu meter kubik. Jika tidak ada kendala cuaca yang berarti, Menteri Basuki menargetkan pemotongan sepanjang lebih kurang 500 meter dapat diselesaikan pada bulan Mei 2017, sehingga selanjutnya bisa operasional pada saat mudik Lebaran.

    "Jalan tol Bawen-Salatiga kita upayakan untuk operasional saat mudik Lebaran 2017 yang akan datang. Hingga awal April 2017, progress konstruksi untuk Bawen-Salatiga sepanjang 17,50 Km telah mencapai 96,071 persen," kata Menteri Basuki.

    Jalan tol Semarang-Solo memiliki total panjang 72,64 kilometer sebagai bagian dari Tol Trans Jawa. Ruas ini dikelola oleh PT Trans Marga Jateng, kelompok usaha PT Jasa Marga.

    Sementara itu ruas tol Semarang-Solo terdiri dari 5 seksi, yakni seksi 1 Semarang - Ungaran (16,3 km), seksi 2 Ungaran - Bawen panjang (11,3 km), seksi 3 Bawen - Salatiga (18,2 km), seksi 4 Salatiga - Boyolali (22,4 km), dan seksi 5 Boyolali - Kartosuro (11,1 km). Saat ini seksi 1 dan 2 telah telah beroperasi.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.