Telkom Denpasar Targetkan Migrasi ke Fiber Optik Rampung 2018

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom).  REUTERS/Supri

    Ilustrasi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom). REUTERS/Supri

    TEMPO.CO, Denpasar — PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Witel Denpasar menargetkan modernisasi jaringan akses pelanggan dari kawat tembaga ke fiber optik rampung pada 2018. GM Telkom Witel Denpasar I Komang Widnyana Karang mengatakan sejak Januari 2017 hingga saat ini telah melakukan shut off atau pemutusan kabel tembaga pada 19 access node dari 368 titik yang ada dan diganti dengan fiber optik.

    “Setiap pekan kami merencanakan pemutusan jaringan kabel tembaga 3-5 accsess node, sehingga pada tahun 2018 seluruh jaringan telepon ke pelanggan telah menggunakan fiber optik,” katanya, Jumat, 7 April 2017.

    Menurut Komang, 18 node access yang telah dimodernisasi ke jaringan fiber optik meliputi 5.779 satuan sambungan layanan (SSL) dari total pelanggan jaringan berbasis kabel tembaga yang mencapai 105.149 SSL. Sedangkan total pelanggan Telkom Denpasar, yang berbasis jaringan tembaga maupun fiber optik kini mencapai 200.000 SSL.

    Untuk tahun ini saja, lanjut Komang, total capex untuk modernisasi jaringan di Telkom Denpasar mencapai Rp185 miliar. Kata dia, modernisasi ini merupakan komitmen dan konsistensi Telkom untuk meningkatkan pelayanan terbaik kepada pelanggan, terbentuknya masyarakat digital, serta mengurangi kesenjangan pelayanan jasa telekomunikasi seiring perkembangan pemukiman dan pertambahan penduduk.

    Komang menambahkan dengan modernisasi jaringan ini pelanggan bisa menikmati layanan Telkom IndiHome dan layanan broadband lainnya dengan kecepatan akses internet hingga 100 Mbps. “Kami juga menyiapkan peningkatan kecepatan akses hingga 1Gbps,” katanya.

    Komang menjelaskan Telkom Denpasar saat ini melayani 11 sentral telepon otomat (STO) di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Untuk modernisasi jaringan, pada 2017 dicanangkan pemutusan 5 STO dan sisanya dilakukan tahun depan diikuti migrasi sambungan telepon ke jaringan fiber optik.

    Terkait kemudahan pelanggan mengakses layanan, kini Telkom menghadirkan aplikasi MyIndiHome bagi pengguna Android dan iOS yang bisa diunduh di Google Playstore dan Apps Store. Aplikasi ini menyediakan informasi ketersediaan fiber optik, registrasi IndiHome, order tracking, melaporkan keluhan, mengecek tagihan, dan informasi Telkom lainnya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.