Menteri Susi Senang Nelayan Semakin Mudah Tangkap Ikan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nelayan bongkar muat hasil tangkapan ikan di sekitar kawasan Teluk Jakarta di pemukiman nelayan Muara Angke, Jakarta, 19 April 2016. Hasil tangkapan ikan terlihat melimpah saat gambar ini diambil. TEMPO/Subekti.

    Nelayan bongkar muat hasil tangkapan ikan di sekitar kawasan Teluk Jakarta di pemukiman nelayan Muara Angke, Jakarta, 19 April 2016. Hasil tangkapan ikan terlihat melimpah saat gambar ini diambil. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengungkapkan rasa senangnya karena saat ini nelayan Indonesia semakin mudah menangkap ikan. Dia bercerita kini ikan berukuran besar di Indonesia Timur misalnya bisa didapatkan nelayan dengan menjaring di sekitar pinggir pantai saja tanpa harus berlayar ke tengah laut.

    Susi mengatakan populasi ikan di wilayah perairan Indonesia semakin bertambah dalam beberapa tahun terakhir, sebagai dampak positif penindakan tegas terhadap kapal asing pencuri ikan. “Kami terus melakukan evaluasi dan mengerahkan upaya untuk recovery populasi ikan Indonesia,” ujarnya, di kediamannya, di Jakarta, Kamis, 6 April 2017.

    Baca: Menteri Susi Ajari Nelayan Minta Asuransi ke Pemilik Kapal

    Susi berujar dia mendengar cerita dari Kepala Dinas Departemen Kelautan dan Perikanan Ambon yaitu ikan yang ditangkap di pinggir laut rata-rata sudah berukuran besar yaitu mencapai 4 kg.

    Dia menuturkan akan berupaya maksimal untuk menjaga keberlanjutan dari kondisi ini hingga masa mendatang. “Kalau dijaga nanti bisa kembali seperti 20-30 tahun lalu, cukup di pinggir saja sudah dapat ikan ukuran 30 kg,” katanya.

    Susi meyakini meningkatnya populasi ikan khususnya di Indonesia bagian timur itu karena praktek penangkapan ikan ilegas sudah mulai menurun. Sehingga nelayan pun bisa memperoleh hasil tangkapan yang lebih banyak dan optimal. “Itu terjadi di banyak tempat seperti kunjungan saya ke Wakatobi, beberapa kabupaten di Teluk Bone, Kolaka, dan lainnya.”

    Simak: Pindah Lokasi Tangkap, Pemerintah Klaim Nelayan Untung Besar

    Namun, Susi berujar terdapat pekerjaan rumah yang harus segera diatasi yaitu memberikan akses yang lebih luas kepada nelayan untuk memasarkan hasil tangkapannya. Khususnya mendistribusikan ikan dari timur Indonesia ke Pulau Jawa, di mana banyak terdapat industri kelautan dan perikanan yang membutuhkan pasokan bahan baku.

    “Saya baru dapat permohonan SIUP baru pengusaha besar yang akan membuat kapal angkut ikan ratusan ton dari timur ke Pulau Jawa,” ujarnya. Dia berharap ke depan akan semakin banyak pengusaha local yang turut berpartisipasi dan berinvestasi di bidang logistik khusus hasil kelautan dan perikanan.

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.