Garuda Indonesia Buka 7 Gerai Penjualan di Sulawesi Selatan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas tiket Garuda Indonesia saat melayani penumpang, di PT Angkasa Pura II Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta (8/1). Pada 10 Januari Bandara Halim Perdanakusuma secara resmi akan dioperasikan menjadi bandara komersial. TEMPO/Imam Sukamto

    Sejumlah petugas tiket Garuda Indonesia saat melayani penumpang, di PT Angkasa Pura II Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta (8/1). Pada 10 Januari Bandara Halim Perdanakusuma secara resmi akan dioperasikan menjadi bandara komersial. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.COMakassar - Vice President PT Garuda Indonesia Region Sulawesi, Kalimantan, dan Papua Sentot Mujiono mengatakan pihaknya telah membuka tujuh gerai di Sulawesi Selatan. Ketujuh gerai tersebut berada di Maros, Parepare, Bulukumba, Bone, Pangkep, Gowa, dan Takalar.

    "Kalau kami membuka gerai ketujuh berarti indikatornya enam gerai sudah bekerja dengan baik," ucap Sentot setelah meresmikan gerai di Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis, 6 April 2017.

    Baca: GMF Gandeng Jepang Garap Bengkel Pesawat di Batam

    Menurut dia, gerai Garuda Indonesia memang ada minimum selling level yang harus dipenuhi, yakni Rp 500 juta per bulan. Sehingga, jika diratakan, sekitar Rp 6 miliar per tahun. Garuda Indonesia telah membuka enam gerai di Sulawesi Selatan dan yang ketujuh, di Takalar, akan diresmikan pekan depan.

    Baca: Jumlah Kendaraan Angkutan Online Dibatasi

    Sentot optimistis gerai di Gowa akan meningkat dan melebihi daerah lain. Sebab, Gowa merupakan daerah yang strategis, sehingga diyakini penjualannya dapat melebih gerai di daerah lain. "Di Gowa ini wilayah bisnisnya cukup berkembang, pengembang juga sekarang fokus investasi di Gowa. Jadi saya optimistis Gowa bisa melebihi performa di wilayah lain," tuturnya.

    Selain itu, kata Sentot, normalnya kuota haji di Sulawesi Selatan akan berdampak pada penjualan tiket maskapai penerbangan. "Secara operasional kami sudah siap, dan secara nasional sudah ada penambahan pesawat," ujarnya. 

    Sementara itu, Manager Sales and Service PT Garuda Indonesia BO Makassar Agung Gunawan mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan dan memperluas jangkauan masyarakat hingga ke pelosok negeri. Menurut dia, konsep yang diterapkan gerai tersebut pelayanan standar, juga pengawasan langsung dari Garuda Indonesia. "Pembelian tiket di gerai Garuda layaknya kantor Town Office dan Sales Office Garuda Indonesia," ucapnya.

    Karena itu, Agung berharap, dibukanya kantor-kantor penjualan gerai tersebut dapat menjangkau para pengguna jasa Garuda Indonesia. Juga meningkatkan saluran distribusi di Sulawesi Selatan serta memberikan lebih banyak alternatif kemudahan bagi para pelanggan.

    DIDIT HARIYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.